Langganan SP 2

Terciduk! PNS Gadungan, Begini Kelakuannya

Ponticity

Editor Andrie P Putra Dibaca : 320

Terciduk! PNS Gadungan, Begini Kelakuannya
Tersangka MT (47). (SP/Abdul)
PONTIANAK, SP – Kepolisian Sektor (Polsek) Pontianak Timur menangkap seorang pelaku tindak pidana penipuan berinisial MT (47), Selasa (14/11).

Pria paruh baya itu ditangkap berdasarkan laporan polisi yang dibuat oleh korban bernama Maman Firdaus.

Kapolsek Pontianak Timur, Kompol Abdul Hafidz menjelaskan, tindak pidana penipuan yang dilakukan tersangka terjadi pada tanggal 5 Oktober 2017 lalu.

Adapun perbuatan penipuan tersebut yakni,  tersangka semula menawarkan ayam ke korban sebanyak 800 ekor, yang katanya kandangnya ada di Jalan Tani Pontianak Timur. Lantas, tersangka meminta agar korban membayarnya dahulu sebesar Rp2 juta.

Saat beraksi, tersangka menyamar sebagai PNS, lengkap dengan memakai baju dinasnya. Usahanya untuk memuluskan praktik penipuannya itu berhasil. Korban pun percaya dengan tampilan luar tersangka.

Padahal, tersangka adalah sorang PNS gadungan saja. Karena keburu percaya, lantas korban pun memberikan uangnya sebanyak Rp2 juta untuk membayar 800 ekor ayam yang dijanjikan tersangka.

Setelah menerima uang itu, kemudian tersangka pun kabur. Ayam 800 ekor yang dijanjikan tersangka kepada korban tak kunjung diantar sampai saat ini.

“Korban pun membuat laporan polisi. Dari laporan itu angggota unit reskrim melakukan penyelidikan. Pelaku diamankan  di sebuah warung di wilayah Saigon. Saat itu pelaku ini juga hendak melakukan penipuan lagi dengan modus menawarkan tabung gas kepada calon korban barunya,” kata Hafidz.

Hafidz menambahkan, pada saat ditangkap, tersangka MT ini juga menggunakan pakaian PNS berwarna Hijau. Setelah diinterogasi  tersangka mengaku bahwa dia bukanlah seorang PNS.

“Pengakuannya bahwa dia menyamar menjadi PNS hanya untuk meyakinkan calon korbannya. Di rumah tersangka anggota juga menemukan sepasang pakaian PNS. Pakaian itu sering digunakan tersangka untuk melakukan aksi penipuannya,”ungkapnya.

Atas perbuatan itu kata Hafidz, tersangka akan dijerat Pasal 378 KUHP tentang Tindak Pidana Penipuan. (abd)