Jadi Pembicara, Midji Beberkan Keberanian Berinovasi

Ponticity

Editor Andrie P Putra Dibaca : 257

Jadi Pembicara, Midji Beberkan Keberanian Berinovasi
PEMBICARA - Wali Kota Pontianak, Sutarmidji saat menjadi pembicara gelar wicara Menjadi Hebat "Dari Fisip Untuk Kalbar", Selasa (28/11). (SP/Balasa)
PONTIANAK, SP - Wali Kota Pontianak, Sutarmidji jadi salah satu pembicara dalam gelar wicara Menjadi Hebat "Dari Fisip Untuk Kalbar" dalam rangka Dies Natalies Fisip Untan ke-52 di Pontianak Convention Center (PCC), Selasa (28/11).

Wali kota dua periode itu membeberkan bagaimana pertama kali dia berujar ingin jadi wali kota. Sejak kelas dua SD sampai kuliah semester tujuh, dia memang berjualan koran di kawasan Kantor Wali Kota Pontianak.

Suatu ketika, kelas lima SD, dia bertemu dengan Ir Pedi Nataswara dan ditanya ingin jadi apa nanti. Sejurus kemudian, lantang Sutarmidji kecil bersuara, ingin jadi Wali Kota Pontianak.

Mimpinya itu didapat setelah dewasa. Konsisten diakuinya jadi kunci kesuksesan. Hal itu pun dipakainya ketika memimpin Pontianak. Hasilnya, tata kelola pemerintahan terbaik ada di Pontianak.

"Jadi jangan anggap Bandung, Surabaya, Makassar hebat, yang terbaik itu ada di Pontianak," ucapnya.

Beragam penghargaan yang didapat tak lepas dari inovasi yang dilakukan. Memangkas birokrasi dengan kebijakan yang tidak populis. Misalnya saja dengan melarang kepala dinas merokok. Waktu yang dipakai untuk merokok, bisa mengganggu pelayanan publik.

"Saya kasih mereka pilihan, pilih merokok atau jabatan. Akhirnya mereka berhenti merokok," pungkasnya. (bls)



Komentar