Terjerat Kasus, Paryadi Akhirnya Buka Suara, Ini Penjelasannya

Ponticity

Editor Andrie P Putra Dibaca : 1547

Terjerat Kasus, Paryadi Akhirnya Buka Suara, Ini Penjelasannya
Paryadi saat konferensi pers, Jumat (1/12). Aan/SP
PONTIANAK, SP - Mantan Wakil Wali Kota Pontianak periode 2008-2013, Paryadi akhirnya buka suara terkait kasus yang menjeratnya, hingga ditetapkan sebagai DPO Polsek Utara.

Ditemui saat menggelar konferensi pers di Kafe Killiney, Komplek Mega Mall Blok B, Jumat (1/12), Paryadi menyampaikan kronologis awal pemesanan tanah untuk penimbunan di komplek pinggiran pasar Puring.

Dalam perjalanan waktu, diakuinya ada kendala-kendala teknis. Hingga sampailah pada proses pelaporan yang terjadi beberapa waktu lalu.

Selama proses pelaporan, dia juga menjelaskan bahwa pihaknya melakukan mediasi dan koordinasi, baik dengan pelapor yang dalam hal ini H Tohir maupun dengan pihak Kepolisian.

Diakuinya bahwa yang membuat berita menjadi besar yaitu dengan terbitnya surat DPO terhadap dirinya.

"Dalam proses itu, pada tanggal 27 (November), proses mediasi sudah hampir final. Terus tanggal 28 itu sebenarnya sudah final proses mediasinya. Sehingga tanggal 29 itu akan penyelesaian di Polsek Utara,” katanya.

Paryadi mengatakan, bahwa awak media dapat mengkonfirmasi langsung kepada pelapor bahwa mediasi yang dilakukan sudah selesai.

 “Mungkin nanti bisa dikonfirmasi juga terhadap pelapor, bahwa memang sudah selesai secara prosesnya. Pencabutan laporannya dan beliau rencananya si juga mau ikut, cuma karena hari ini kebetulan kan Maulidtan sehingga tidak bisa hadir,” tuturnya. (aan)