Warga Resah Juru Parkir Liar, Tarif Langgar Perda

Ponticity

Editor Andrie P Putra Dibaca : 354

Warga Resah Juru Parkir Liar, Tarif Langgar Perda
Ilustrasi juru parkir. (antara foto)
PONTIANAK, SP - Walau sudah ditetapkan lewat peraturan daerah soal tarif parkir seribu rupiah, masih saja ada juru parkir yang menarik tarif Rp2 ribu. Malah yang menarik parkir tersebut tidak mengenakan rompi parkir yang merupakan identitas resmi sebagaimana aturan Dinas Perhubungan.

Praktik macam ini tentu mengganggu kenyamanan warga. Salah satunya Akbary (27) warga Tanjung Raya II. Dia yang biasa ke warung kopi di Jalan H Abbas, tepatnya dekat simpang empat Jalan Setia Budi, mengeluhkan hal tersebut. Di sana, tarif parkirnya Rp2 ribu.

"Kadang kita kasih Rp1 ribu, minta Rp2 ribu," katanya Jumat (1/12).

Tak jarang dia mempertanyakan hal itu langsung ke juru parkir tersebut. Namun tetap saja tak dijawab dan menyebutkan tarif yang mesti dibayar. Di tempat lain malah, ada yang beralasan lantaran hari Minggu, jadi tarif naik.

"Seringnya malas ngeladen, jadi kasih-kasih jak," ucapnya.

Bukan hanya di bilangan Gajahmada. Hal serupa katanya masih terjadi di banyak tempat. Dia meminta Dinas terkait melakukan penertiban. Apalagi Pontianak kota dagang dan jasa. Apa yang menyalahi perda harusnya ditindak. (bls)