RAPI, Penyiar Darurat Bencana Gelar Muswil

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 658

RAPI, Penyiar Darurat Bencana Gelar Muswil
Ilustrasi. Net
PONTIANAK, SP - Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), Wilayah 1 Pontianak, Daerah 21 Kalbar menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) di Aula Gedung Nur Ilahi, Jalan Husein Hamzah, Pontianak Barat, Kota Pontianak, Minggu (03/12).

Ketua Panitia Muswil dan Ketua Sementara Wilayah I Pontianak, Edie S Boegis menjelaskan bahwa RAPI merupakan organisasi sosial untuk perbantuan komunikasi apabila terjadi bencana di daerah-daerah dan jalur komunikasi terputus. RAPI akan memberikan siaran komunikasi melalui frekuensi gelombang radio di daerah-daerah yang tidak terjangkau sinyal telepon seluler.

“Memberikan informasi kepada masyarakat atau kepada Muspida dan instansi-instansi terkait. Kalau pakai HP kan lambat. Kalau tidak ada jaringan, maak (HP) mati. Kalau ini (radio) tidak perlu jaringan. Komunikasi cepat lancar” katanya.

Selain itu, salah satu aksi nyata yang dilaksanakan oleh RAPI dalam memberikan bantuan bagi masyarakat Kota pontianak, yaitu memberikan bantuan saat bencana banjir di Jeruju, dengan memberikan bantuan berupa sembako.

“Kalau setiap bulan Ramadan kita memberikan sumbangan ke panti. Alhamdullilah setiap tahunnya berjalan terus, itu program dari kecamatan maupun kota. Kalau ketua daerah luas, ke kabupaten-kabupaten bantuan beliau. Jadi kalau ada bencana di kabupaten, ketua daerah mengutus anggota daerah membantu sampai ke kabupaten,” tuturnya.

Dalam memberikan informasi terkait tanggap darurat bencana, dia mengatakan bahwa RAPI menggunakan alat komunikasi berupa handy talky (HT), radio dan rig yang menggunakan frekuensi sinyal radio.

Terkait Muswil, dilakukan untuk pemilihan ketua wilayah karena ketua wilayah sudah tidak berfungsi dalam beberapa waktu.

“Jadi kita pemilihan wilayah ini dari enam kecamatan untuk memilih satu menjadi ketua wilayah Kota Pontianak,” imbuhnya.

Mengenai sudah satu tahun vakumnya RAPI wilayah, Edie menyampaikan dikarenakan adanya pergantian ketua pusat yang baru, sehingga kepengurusan RAPI mulai digiatkan kembali. 

Mengenai jumlah kepengurusan RAPI di Kota Pontianak, dia mengatakan bahwa masing-masing kecamatan di Kota Pontianak memiliki ketua wilayah dan satu orang ketua kota.

“Di Kota Pontianak itu enam kecamatan, satu kota. Setiap kecamatan ada pengurus. Ketua, Sekretaris, Bendahara, pengurus-pengurus inti,” ujarnya.

Syarat dalam pencalonan ketua wilayah yakni harus pernah menjadi pengurus di RAPI kecamatan, menjadi ketua wilayah minimal satu periode, hingga dapat menjadi calon ketua wilayah yang dipilih dalam musyawarah. Adapun masa bakti ketua pusat lima tahun, ketua daerah lima tahun, ketua wilayah empat tahun dan tiga tahun untuk ketua kecamatan.

Edie menyampaikan harapan anggota dengan adanya Muswil tersebut agar organisasi RAPI dapat berjalan dengan baik, karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Mengenai informasi-informasi, membantu komunikasi karena bulan-bulan ini kan bulan banjir di daerah-daerah maupun kabupaten-kabupaten. Jadi RAPI siap untuk membantu. Kerja sosial RAPI ini tidak ada bayaran. Setiap ada bencana siap turun, diperlukan kapanpun,” pungkasnya.

Diketahui, RAPI mengudara pada frekuensi radio 142.200 Mhz - 143.600 Mhz. Pancar ulang untuk bencana alam RX 143.20 Mhz -115 TX 143.050 Mhz. (aan/bah)