Polresta Terjunkan 2.066 Personel Amankan Pilkada

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 61

Polresta Terjunkan 2.066 Personel Amankan Pilkada
BERIKAN SAMBUTAN - Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Purwanto memberikan kata kata sambutan saat Rapat Koordinasi Sinergitas Lintas Sektoral Menuju Pilkada Aman, Damai dan Bermartabat di wilayah hukum Polresta Pontianak di aula Polresta Pontianak, Rabu (6/
PONTIANAK, SP - Polresta Pontianak akan menyiapkan personel sejumlah 1.178 orang untuk pengamanan TPS di Kota Pontianak, dan 888 personel di TPS di Kubu Raya. 

“Jadi, keseluruhan personel yang kami libatkan dalam Pemilu serentak yaitu 2.066 personel,” kata Kabag Ops Polresta Pontianak, Kompol Alber Manurung dalam Rapat Koordinasi Sinergitas Lintas Sektoral Menuju Pilkada Aman, Damai dan Bermartabat di wilayah hukum Polresta Pontianak di aula Polresta Pontianak, Rabu (6/12).

Rakor tersebut dilakukan dalam rangka pengamanan Pilkada serentak tahun 2018 di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya.

Alber menjabarkan beberapa skenario kemungkinan-kemungkinan chaos dan unjukrasa, pelanggaran kampanye serta cara penanganan atau antisipasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian dengan melakukan koordinasi dengan instansi terkait serta para calon dan tokoh politik. Baik dalam masa penetapan calon, kampanye, masa tenang, saat pemungutan suara, saat  penetapan pemenang dan pelantikan.

Alber menyampaikan pula bahwa area  Polresta Kota Pontianak dibagi dalam dua wilayah. Yaitu wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Dari kedua wilayah tersebut, pihak Polresta Kota Pontianak telah membuat pola dan pembagian personel untuk pengamanan Pilkada. 

Pola pengamanan yang diterapkan yaitu kategori aman, ditempatkan satu personel untuk empat TPS dan delapan anggota Linmas. Kategori Rawan I, ditempatkan satu personel untuk tiga TPS dan enam anggota Linmas.

Rawan II, satu personel untuk dua TPS dan empat anggota Linmas. Rawan III, satu personel untuk satu TPS dan dua anggota Linmas.

Dalam kegiatan ini juga dipaparkan jumlah anggota personil yang dilibatkan dan waktu pengamanan dalam pemilihan Walikota dan Wakil walikota, mulai dari pengamanan tahap persiapan, pendaftaran paslon, tahap pemeriksaan paslon, distribusi perlengkapan, masa kampanye, pengundian nomor urut, penetapan paslon, masa tenang, pemungutan suara, penghitungan suara, penetapan hasil dan masa pelantikan. Begitu juga dengan pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Kubu Raya. 

Sementara dalam sambutannya, Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Purwanto menyampaikan bahwa pihak Polresta Pontianak akan menyampaikan beberapa hal yang telah dilakukan dalam proses maupun tahapan Pemilu tahun 2018, begitu juga KPU dan Bawaslu.

“Semuanya kita menyiapkan apa yang menjadi tugas dan kewajiban kita masing-masing,” katanya.

Ke depan, terkait pelanggaran dalam Pemilu, pihak kepolisian, kejaksaan dan Panwaslu dan lembaga lainnya akan mengadakan Rakor kembali terkait Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu).

Dia menyampaikan ada hal-hal tertentu yang perlu diantisipasi yaitu terkait tindak pidana Pemilu dan kerusuhan sosial, yang menjadi tanggung jawab semua pihak, baik itu di wilayah Kota Pontianak, maupun Kabupaten Kubu Raya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1207/BS, perwakilan walikota, pihak Kejaksaan, KPU dan Bawaslu Kota Pontianak. (aan/bah)