Peringatan HAKI Seru! KPP Pratama Gelar Pentas Musik Pelajar Kota Pontianak

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 398

Peringatan HAKI Seru! KPP Pratama Gelar Pentas Musik Pelajar Kota Pontianak
HAKI - Peringatan HAKI di KPP Pontianak, Jumat (15/12). (SP/Ova)
PONTIANAK, SP - Memperingati Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) Tahun 2017, Kantor Pelayanan Pratama (KPP) Pontianak, menggelar kampanye simpatik melalui Deklarasi dan Pentas Musik Anti Korupsi yang diselenggarakan, Jumat (15/12) di halaman KPP Pratama Pontianak.

Kegiatan bertajuk 'Kamek Orang Muda Pontianak Anti Korupsi (KOMPAK), Cegah Korupsi, Sejak Dini,  Sekarang dan Mulai dari Diri Sendiri', KPP Pratama mengajak serta anak muda, pelajar SMA/SMK di kota ini untuk bersama-sama menggelorakan semangat anti korupsi sejak dini.

"Sebagai calon generasi penerus, para pelajar ini diharapakan ke depannya akan menjadi agen perubahan (agent of change) yang berkontribusi  dalam melakukan perubahan dengan kerja nyata untuk kemandirian bangsa," ujar Kepala KPP Pratama Pontianak, Nurbaeti Munawaroh.

Terdapat enam sekolah turut berpartisipasi dalam acara HAKI, antara lain SMA Santo Petrus, SMA Negeri 1, SMA Negeri 4, SMA Kristen Immanuel, SMK Negeri 1 dan SMK Negeri 3.

"Sengaja kita pilih pelajar khususnya mereka yang duduk dibangku tingka SMA/SMK, dengan tujuan memotivasi mereka untuk mengambil peran lebih dalam gerakan anti korupsi," jelasnya.

Nurbaeti menjelaskan, masing-masing peserta diminta untuk membawakan lagu yang mempunyai nilai anti korupsi seperti jujur, disiplin, bertanggung jawab, berani, adil dan sederhana.

"Pentas musik dipilih karena pesan yang disampaikan melalui musik lebih mudah diterima oleh semua kalangan dan bersifat universal," sebutnya.

Tampil sebagai juara pertama, band SMA Kristen Imanuel yang membawakan lagu berjudul Koruptor,  juara kedua band SMA Kristen Santo Petrus dan juara ketiga band SMA Negeri 1 Pontianak.

HAKI sendiri jatuh pada tanggal 9 Desember dan selalu diperingati untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya yang ditimbulkan oleh korupsi. Sekaligus menjadi momentum bagi semua pihak untuk bersinergi dalam memerangi dan mencegah korupsi.

"Tentunya kita berharap kegiatan peringatan HAKI yang melibatkan pemuda ini rutin diselenggarakan setiap tahun dengan skala yang lebih besar," harap Nurbaeti.

Selain mengampanyaken gerakan anti korupsi, KPP Pontianak, sebagai salah satu instansi vertikal dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) juga mengampanyekan pajak sebagai tulang punggung negara yang berkontribusi menyumbang lebih dari 80 persen pendapatan negara pada APBN 2017.

Pembangunan 836 kilometer jalan, 10.198 meter jembatan, 13 bandara baru/lanjutan, 61 lokasi pelabuhan laut, 710 km jalur kereta api, dan tiga lokasi terminal penumpang di tahun 2017 menjadi bukti nyata kontribusi pajak dalam kemandirian suatu negara.

"Pembangunan infrastruktur adalah sebuah proses berkesinambungan yang tidak hanya melibatkan pendanaan yang sangat besar. Tetapi juga waktu yang tidak sebentar, karenanya memerlukan dukungan penuh dari seluruh masyarakat," tutupnya. (bis/ova)