Pembatalan Kegiatan PKS di Singkawang, Ini Penjelasan Bawaslu Kalbar

Ponticity

Editor Andrie P Putra Dibaca : 387

Pembatalan Kegiatan PKS di Singkawang, Ini Penjelasan Bawaslu Kalbar
Anggota Bawaslu Kalbar Divisi Penanganan Pelanggaran, Mohamad. (SP/Umar)
PONTIANAK, SP - Anggota Bawaslu Kalbar Divisi Penanganan Pelanggaran, Mohamad mengatakan surat imbauan yang dilayangkan oleh Panwaslu Kota Singkawang kepada dewan pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) setempat untuk tidak menggelar kegiatan merupakan tindakan yang sesuai dengan wewenang.

"Kami sebagai badan pengawas pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota itu punya kewenangan untuk mengawasi dan mencegah serta menindak jika ada dugaan pelanggaran," ujarnya kepada Suara Pemred, Selasa (16/1).

Sebelumnya, Sabtu (13/1), Panwaslu Kota Singkawang mengimbau PKS untuk membatalkan kegiatan Jalan Sehat PKS Bersama Midji-Norsan yang akan digelar di Jembatan Agen II, Minggu (14/1) pagi.

Imbauan tersebut lantaran melibatkan bakal pasangan calon (bapaslon) dalam Pilgub Kalbar 2018. Dalam rencana kegiatan itu pula, panitia penyelenggara menyediakan doorprize sehingga Panwaslu meminta kegiatan dibatalkan dikarenakan berpotensi terhadap adanya dugaan pelanggaran Pemilu.

Masa pendaftaran bapaslon ke KPU, telah selesai. Mohamad menjelaskan, baik pada tahapan pendaftaran maupun tahapan sesudahnya, tentu saja menjadi bagian yang tak terpisahkan dari objek pengawasan Bawaslu dan Pawanwalu.

Sehingga pihaknya berupaya untuk mencegah sedini mungkin, agar potensi pelanggaran itu tidak dilakukan. Caranya dengan berkoordinasi dengan bapaslon, tim, ataupun partai pengusung. (umr)