Datang ke DPRD, Asosiasi Pedagang Tradisional Flamboyan Mengadu Soal Kepengurusan

Ponticity

Editor Andrie P Putra Dibaca : 184

Datang ke DPRD, Asosiasi Pedagang Tradisional Flamboyan Mengadu Soal Kepengurusan
Audiensi di DPRD Kota Pontianak, Rabu (24/1). (SP/Balasa)
PONTIANAK, SP - Belasan orang yang mengatasnamakan pengurus Asosiasi Pedagang Pasar Tradisional Flamboyan dan sejumlah perwakilan pedagang mendatangi DPRD Kota Pontianak, Rabu (24/1). 

Diterima Komisi C, mereka beraudiensi bersama Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Pontianak, dan Kepala Balai Kemitraan Polisi dan Masyarakat Pasar Flamboyan.

Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Tradisional Flamboyan, Suryanto usai pertemuan mengatakan pihaknya tak ingin ada salah komunikasi dengan Dinas.

"Keluhan pertama dengan pengelolaan pasar. Kedua, bagi kami asosiasi sesuai dengan arahan kepala dinas bahwa asosiasi yang dibentuk harus berbadan hukum yang jelas, legalitas yang jelas," ucapnya.

Mereka merupakan kepengurusan asosiasi yang baru dibentuk, yang berbadan hukum dan punya legalitas. Suryanto mengaku, asosiasi mereka ini dipilih berdasarkan suara para pedagang. Pihaknya ingin menyelaraskan keberadaan asosiasi dengan wakilnya di legislatif dan mendapat pengakuan Diskumdag.

Kadiskumdag, Haryadi memang sempat menyatakan akan membuat pemilihan langsung untuk menentukan siapa ketua asosiasi pasar. Pengurus yang dia bentuk, atau yang mendaku sebagai asosiasi pasar sekarang.

Kepala Balai Kemitraan Polisi dan Masyarakat (BKPM) Pasar Flamboyan, IPTU Rohim menjelaskan sebenarnya permasalahan ini hanyalah masalah kecil jika kedua belah pihak duduk sama-sama di BKPM. Namun pihak asosiasi yang baru ini tak koordinasi dan langsung mengarah ke Wali Kota. Dia menegaskan, di pasar suasana aman, nyaman dan terkendali. (bls)