Fenomena Bulan 152 Tahun Lalu, Bakal Terulang, Catat Tanggalnya!

Ponticity

Editor Andrie P Putra Dibaca : 128

Fenomena Bulan 152 Tahun Lalu, Bakal Terulang, Catat Tanggalnya!
Ilustrasi supermoon. (net)
PONTIANAK, SP - Fenomena gerhana bulan total yang bersamaan dengan Supermoon akan terjadi 31 Januari 2018 nanti. Hal yang langka, fenomena serupa terakhir kali terjadi pada 31 Maret 1866, 152 tahun lalu.

Kepala Lembaga Antariksa dan Penerbangan (LAPAN) Pontianak, Muzirwan menerangkan fenomena itu bisa dilihat di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan Barat.

"Gerhana bulan mulainya dengan gerhana bulan parsial dulu, jam 18.48 WIB. Awal gerhana total terjadi jam 19.52 WIB. Puncaknya jam 20.30 WIB," terangnya Senin (29/1).

Usai gerhana bulan total, bulan akan kembali turun atau akhir dari puncak pukul 21.08 WIB. Fenomena itu kemudian kembali ke gerhana bulan parsial, dan akan habis sekitar 22.11 WIB. Total, kejadian itu akan berlangsung selama empat jam lebih.

"Jika cuaca bagus, bisa dilihat dengan mata telanjang. Fenomena ini sangat langkah, gerhana bulan bersamaan dengan supermoon, dan supermoon di tahun ini hanya dua kali selama sebulan di bulan ini," ucapnya.

Dalam waktu satu bulan ini, telah terjadi dua kali gerhana dengan supermoon. Muzirwan mengatakan, keduanya punya nama berbeda. Yakni, gerhana bulan bluemoon dan bloodmoon lantaran nantinya bulan akan terlihat merah.

"Bersamaan dengan fenomena ini, bulan dalam keadaan penuh, ukuran bulan lebih besar karena lebih dekat ke bumi dan terang dari biasanya, sekitar 30 persen. Ukurannya 14 persen lebih besar dari biasa," jelasnya.

Dia menambahkan fenomena ini tidak akan berpengaruh terhadap perubahan iklim. Dalam hal ini LAPAN selalu melakukan pengamatan di kantor.

"Kita juga ada mengundang tamu, nanti setelah pengamatan akan ada edukasi. Siapa yang mau melihat fenomena dan pengamatan dipersilakan datang, dan diharapkan cuaca juga mendukung," pungkasnya. (bls)