Bangun Infrastruktur, Disdikbud Ingin Kuota Siswa Bertambah

Ponticity

Editor Andrie P Putra Dibaca : 173

Bangun Infrastruktur, Disdikbud Ingin Kuota Siswa Bertambah
Kadisdikbud Kota Pontianak, Mulyadi. (SP/Balasa)
PONTIANAK, SP - Pemerintah Kota Pontianak membangun sejumlah sekolah dalam beberapa tahun terakhir. Peresmiannya dilakukan Kamis (8/2) dan dipusatkan di SMPN 2 Pontianak Selatan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pontianak, Mulyadi merinci pembangunan SMPN 2 menghabiskan anggaran Rp23 miliar lebih, SDN 34 Pontianak Kota Jalan Prof M Yamin menelan anggaran Rp6 miliar lebih. SDN 24 Pontianak Timur menelan dana senilai Rp2 miliar lebih, gedung pendukung SMPN 4 di Pontianak Timur anggarannya senilai Rp10 miliar lebih.

"Kemudian ada pembangunan unit sekolah baru yakni SDN di Gang Flora Pontianak Utara yang menggunakan anggaran Rp5 miliar lebih. Sekolah yang dibangun ini direncanakan tahun depan sudah bisa menerima murid baru," katanya.

Tak hanya bersumber dari anggaran Pemerintah Kota, ada pula sekolah yang dibangun dari bantuan Pemerintah Pusat senilai Rp1,7 miliar lebih untuk SDN 74. Mulyadi menambahkan, untuk SMPN 2 Pontianak, masih akan ada penambahan beberapa bangunan. Tambahan berupa kelengkapan fasilitas seperti ruang ampliteater. Semuanya dibangun tahun ini.
 
"Di sebelah kiri pintu masuk di gedung sekolah ini kita rencanakan membangun lapangan futsal," imbuhnya.

Mulyadi menjelaskan, sekolah yang dibangun juga ditata untuk anak-anak difabel. Baik itu jalan lingkungan sekolah, hingga toilet. Semua disediakan khusus untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Bukan hanya SMPN 10, ruang SMPN 2 juga bertambah dari yang sebelumnya hanya memiliki 21 ruang belajar, dan di tahun depan akan bertambah hingga 27 ruang belajar. Sementara di SMPN 4 Pontianak Timur, ruang belajar yang baru ada 15 ruangan, tahun depan bisa bertambah 5 kelas untuk menampung siswa baru.

"Kita harapkan masyarakat di Pontianak Timur bisa mendapat kesempatan mengenyam pendidikan di sekolah-sekolah yang ada di sekitar tempat tinggalnya," pungkasnya. (bls)