BNNP Kalbar Musnahkan 25 Kilogram Sabu-sabu

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 289

BNNP Kalbar Musnahkan 25 Kilogram Sabu-sabu
Pemusnahan 25 kilo sabu-sabu oleh BNNP Kalbar, Selasa (13/2). (SP/Anugrah)
PONTIANAK, SP - Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Barat, melakukan pemusnahan terhadap barang bukti narkotika jenis shabu seberat 25 kilogram, di Kantor BNNP Kalbar, Jalan Parit Haji Husin II, Kecamatan Pontianak Tenggara, Selasa (13/2).

Pemusnahan tersebut merupakan hasil penangkapan BNNP Kalbar, yang dilakukan pada Rabu (31/1), sekira pukul 10.08 WIB, di Jalan Ya'M Sabran, Kecamatan Pontianak Timur dan berhasil mengamankan dua orang tersangka.

Tersangka yang berhasil diamankan yaitu dua orang pria yang merupakan saudara kandung dengan inisial AN dan AT yang berperan sebagai kurir, serta ditangkap dalam waktu dan lokasi yang berbeda.

Pemusnahan tersebut dipimpin oleh Plt Kepala BNNP Kalbar, M Ekasurya Agus, didampingi oleh stakeholder terkait. Ekasurya Agus, mengatakan bahwa pemusnahan tersebut sebagai upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Kalbar.

Upaya pemberantasan tersebut merupakan upaya untuk memutuskan suplay peredaran narkotika itu sendiri.

“Yang lebih penting sebenarnya upaya kita mencegah demand, dengan cara melakukan pencegahan melalui kegiatan sosialisasi, advokasi dan lain-lain,” katanya.

Sebagaimanapun upaya pemberantasan dilakukan, menrut Eka, apabila upaya-upaya pemutusan demand atau permintaan dari masyarakat, maka diyakini sampai kapan pun narkoba akan tetap beredar di Kalbar.

Untuk itu menurutnya, kedua langkah tersebut harus dilakukan bersama-sama, yaitu pemutusan permintaan dan pemutusan suplay. Dengan masyarakat yang tidak lagi mengonsumsi narkotika, maka dikatakannya secara otomatis suplay tidak akan berjalan.

Dari pengungkapan kasus, berdasarkan informasi pusat, dia mengatakan bahwa kasus yang terungkap saat ini hanya 1/5 saja, sisanya lolos dari pengungkapan.

Pada tahun 2018 ini, BNNP Kalbar sudah mengungkap sebanyak 35 kilogram sabu dalam waktu dua minggu. Disinyalir, peredaran narkotika pada tahun 2018 di Kalbar menurut Eka akan marak. (rah)