Alfian Aminardi: Jangan Ada Penanaman Ideologi Politik Uang

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 241

Alfian Aminardi: Jangan Ada Penanaman Ideologi Politik Uang
Alfian Aminardi. (SP/Balasa)
PONTIANAK, SP - Calon Wakil Wali Kota Pontianak nomor urut 3, Alfian Aminardi mengatakan pihaknya memang menolak adanya politik uang dan penggunaan kampanye berbau SARA dalam kampanye di Pilwako Pontianak.

Bersama pasangan calon Wali Kota, Satarudin, pihaknya akan mengedepankan politik edukasi dan politik santun.Pesta demokrasi katanya harus benar-benar bersih. Jangan ada permainan yang tidak mendidik masyarakat.

 Politisi PKB ini berujar, pemilihan umum harus jadi tempat pembangunan mental masyarakat.

"Itu agar masyarakat jangan sampai ada penanaman ideologi politik uang," katanya usai Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA dalam Pilkada 2018 di Star Hotel, Pontianak, Rabu (14/2) pagi.

Dia mengingatkan, terutama dalam Pilkada serentak tahun ini. Semua pihak harus saling jaga, satu sama lain. Jangan sampai terjadi gesekan. Maupun kampanye hitam kepada pasangan calon lain.

"Karena demokrasi ini untuk meningkatkan kepentingan masyarakat ke depan. Jangan kita memikirkan sesaat, harus dipikirkan anak dan cucu kita agar lebih nyaman," pungkasnya.

Semua insan di Pontianak, mulai dari calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, partai politik, masyarakat dan Forkopimda di Pontianak melakukan Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA dalam Pilkada 2018.

Deklarasi itu diinisiasi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Pontianak.

Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak yang hadir dalam deklarasi itu di antaranya, pasangan calon nomor urut 1 Harry Daya dan Yandi, calon Wakil Wali Kota nomor urut 2 Bahasan, dan pasangan calon Wali Kota nomor urut 3 Satarudin dan Alfian Aminardi. (bls)