Kronologis Pertikaian Berujung Maut di Pasar Flamboyan, Tiga Tersangka Diamankan

Ponticity

Editor Andrie P Putra Dibaca : 1338

Kronologis Pertikaian Berujung Maut di Pasar Flamboyan, Tiga Tersangka Diamankan
Anak korban yang tewas dalam pertikaian di Pasar Flamboyan. (SP/Anugrah)
PONTIANAK, SP - Sebuah insiden berdarah terjadi di pasar Flamboyan Pontianak, yang bermula dari saling cekcok antar pedagang, Rabu (14/2), sekira pukul 10.10 WIB.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol M Husni Ramli, mengatakan bahwa terjadi keributan antara korban atas nama Rd alias Kj, dengan keluarga pelaku, di Pasar Flamboyan, yang mengakibatkan korban Rd, meninggal dunia.

“Pada saat di TKP Pasar Flamboyan, korban dibacok oleh pelaku dengan menggunakan parang,” katanya.

Dia mengatakan bahwa korban tersebut mengalami luka pada bagian tangan dan bagian leher. Sementara para pelaku sedang dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian, dikarenakan pihaknya baru dari TKP.

Korban saat setelah terjadi pembacokan langsung dilarikan oleh para pedagang di Pasar Flamboyan ke RS Karitas Bakti, sekira pukul 10 10 WIB dan dinyatakan telah meninggal dunia oleh dokter.

Dari hasil penyelidikan di TKP, diamankan tiga orang tersangka yang melakukan aksi pembacokan tersebut, yaitu HM, Kl dan Tf.

Dua orang tersangka atas nama Kl dan Tf dikatakannya pada awalnya membantu terduga HM yang dalam hal ini memiliki permasalahan dengan korban.

“Namun karena sebagai keluarga, membantu keluarganya,” katanya.

Pada saat kejadian, para tersangka tersebut diduga menggunakan senjata tajam berupa pedang panjang yang digunakan untuk membacok korban.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian baru mengamankan tiga orang tersangka tersebut, sementara Husni menyampaikan bahwa tidak menutup kemungkinan, dalam perkembangan penyelidikan para tersangka akan bertambah.

Permasalahan awal terjadinya keributan tersebut, dikatakannya bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap para tersangka.

“Saksi pun dari pihak keluarga korban masih dalam berduka, belum bisa memberikan keterangan,” tuturnya.

Pasal yang akan disangkakan terhadap para tersangka yaitu pasal 340, 338, 170 KUHP dan Undang-undang Darurat terkait senjata tajam. (rah)