Semua Insan Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA, Ini Dia Isi Deklarasinya

Ponticity

Editor Andrie P Putra Dibaca : 219

Semua Insan Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA, Ini Dia Isi Deklarasinya
Deklarasi tolak politik uang, Rabu (14/2). (SP/Balasa)
PONTIANAK, SP - Semua insan di Pontianak, mulai dari calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, partai politik, masyarakat dan Forkopimda di Pontianak melakukan Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA dalam Pilkada 2018.

 Deklarasi itu diinisiasi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Pontianak di Star Hotel, Rabu (14/2) pagi.

Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak yang hadir dalam deklarasi itu di antaranya, pasangan calon nomor urut 1 Harry Daya dan Yandi, calon Wakil Wali Kota nomor urut 2 Bahasan, dan pasangan calon Wali Kota nomor urut 3 Satarudin dan Alfian Aminardi.

Setidaknya, ada lima poin dalam deklarasi untuk Pilkada 2018 berintegritas itu. Pertama, mengawal pemilihan gubernur dan wakil gubernur serta wali kota dan wakil wali kota tahun 2018, dari politik uang dan politisasi SARA karena merupakan ancaman besar bagi demokrasi dan kedaulatan rakyat. 

Kedua, tidak menggunakan politik uang dan SARA sebagai cara mempengaruhi pilihan pemilih karena mencederai integritas penyelenggaraan Pilkada. 

Ketiga, mengajak pemilih untuk menentukan pilihannya secara cerdas berdasarkan visi, misi dan program kerja, bukan karena politik uang dan SARA. 

Keempat, pendukung pengawasan dan penanganan pelanggaran terhadap politik uang dan politisasi SARA yang dilakukan oleh pengawas pemilu. 

Terakhir, tidak akan melakukan intimidasi, ujaran kebencian, kekerasan atau aktivitas dalam bentuk apapun yang dapat mengganggu proses penanganan pelanggaran politik uang dan SARA. (bls)