Sutarmidji Siapkan Imbalan untuk Orang yang Tangkap Praktik Politik Uang

Ponticity

Editor Andrie P Putra Dibaca : 343

Sutarmidji Siapkan Imbalan untuk Orang yang Tangkap Praktik Politik Uang
Calon Gubernur Kalbar, Sutarmidji. (SP/Balasa)
PONTIANAK, SP - Calon gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan pihaknya tegas soal politik uang dan SARA. Keduanya tak boleh dan memang bukan gaya politik pasangan Ria Norsan tersebut.

Malah dia akan memberikan imbalan bagi siapa saja yang bisa menangkap orang yang melakukan jual beli suara.

"Tangkap pelakunya, kita akan beri imbalan sekitar Rp5 Juta," katanya, Rabu (14/2).

Imbalan itu untuk siapa saja yang menangkap basah penggunaan politik uang. Terlepas tim dari calon mana yang melakukan. Namun untuk timnya, dia mengaku tak mungkin ada praktik macam itu.

"Tim saya pasti tak mungkin, karena saya tidak mengeluarkan duit untuk itu, tidak ada kebijakan seperti itu dan tidak ada cost untuk itu," tegasnya.

 Dia berujar politik uang dan politisasi SARA hanya bikin pusing. Menghabiskan waktu. Lebih baik adu program. Soal masyarakat paham atau tidak, itu urusan lain. Yang terpenting katanya, adalah memberikan edukasi.

"Ketika masyarakat menggadaikan itu kepada calon tertentu, maka tidak akan mendapatkan apa - apa selama lima tahun. Saya terus terang saja bersama Pak Norsan tolak itu, dan kami tidak akan melakukan itu," tegas Sutarmidji mengulang.

Dalam politik, hal-hal macam itu tidak dibenarkan. Bahkan bisa menghasilkan pemimpin yang tidak memperhatikan kebutuhan masyarakat. 

Sementara soal dana kampanye, dia mengaku akan uang yang dimasukkan ke rekening akan dilakukan bertahap. Menurutnya, untuk Pilgub, hanya butuh sekitar Rp10-20 Miliar. Paling besar, untuk biaya saksi.

 Kampanye yang akan dia lakukan, lebih banyak bersifat dialogis. Selain murah, kampanye model itu lebih tertib.

"Rekening kampanye sudah waktu penetapan itu, hari itu juga sudah kita sampaikan," pungkasnya. (bls)