Selundupkan Lima Kilo Sabu, Mahasiswa Kalbar Ditangkap Polisi Diraja Malaysia

Ponticity

Editor Andrie P Putra Dibaca : 456

Selundupkan Lima Kilo Sabu, Mahasiswa  Kalbar Ditangkap Polisi Diraja Malaysia
Ilustrasi sabu-sabu. (net)
PONTIANAK, SP - Lima orang warga negara Indonesia, tertangkap oleh Polisi Diraja Malaysia, saat berupaya menyelundupkan narkoba jenis sabu ke negara Malaysia sebanyak lima kilogram.

Hal itu disampaikan oleh Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Didi Haryono, saat ditemui awak media seusai deklarasi Pilkada damai, di Car Free Day, Jalan Ahmad Yani, Minggu (18/2).

“Itu ada lima karena tersangkut diduga membawa narkoba jenis sabu sebanyak lima kilogram,” katanya.

Dua dari lima orang tersebut dikatakannya merupakan warga Kota Pontianak, sementara tiga orang merupakan warga Temajok, Kabupaten Sambas.

Dua orang warga Kota Pontianak tersebut dikatakan Didi mengaku sebagai mahasiswa, yang merupakan warga Perum II Jeruju, sementara satunya merupakan warga Kuala II.

“Mengakunya mahasiswa, tapi kan kita perlu dalami,” pungkasnya.

Sementara untuk tiga orang lainnya merupakan tukang ojek di Desa Temajok, Kabupaten Sambas.

“Yang temajok itu ojek,” katanya.

Saat ini pihaknya sedang berkoordinasi darimana sumber narkoba jenis sabu yang dibawa oleh warga negara Indonesia tersebut.

Mengenai status dari para tersangka, apakah bandar atau hanya kurir, dia menyampaikan saat ini pihaknya masih terus melakukan koordinasi dengan Polisi Diraja Malaysia. Selain untuk mengetahui status para tersangka, pihaknya juga terus berkoordinasi mengenai kejelasan dari nasib warga negara Indonesia yang tertangkap di Malaysia.

“Kita lagi borkoordinasi bersama PDRM di sana untuk mengetahui kejelasan daripada warga negara kita yang sedang diproses disana, mohon sabar,” imbuhnya. 

Kelima warga negara Indonesia tersebut, ditangkap saat melintas dengan mengendarai tiga sepeda motor di depan Pos Batalion 11 PGA Telok Melano, pada Kamis (15/2), sekira  pukul 16.30 waktu setempat. (rah)