Bawa 92 Gram Sabu, Pria di Tanjung Hulu Diciduk Polisi

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 380

Bawa 92 Gram Sabu, Pria di Tanjung Hulu Diciduk Polisi
Kapolresta Pontianak menunjukkan barang bukti sabu yang berhasil diamankan. (SP/Anugrah)
PONTIANAK, SP - Polresta Pontianak, berhasil mengamankan seorang pria yang kedapatan membawa narkotika jenis sabu, sebanyak 92 gram, di Jalan Ya'm Sabran (di depan toko Global Jaya Elektronik), Tanjung Hulu, Kecamatan Pontianak Timur, Minggu (18/2), sekira pukul 12.50 WIB.

Hasil penangkapan tersebut, disampaikan langsung oleh Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Purwanto, di Mapolresta Pontianak, Senin (19/2).

Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Purwanto mengatakan identitas tersangka tersebut yaitu berinisial HY alias IAN, warga Jalan Imam Bonjol.

Barang bukti yang berhasil diamankan sabu seberat kurang lebih 92 gram dan uang tunai sebanya Rp81 ribu serta barang bukti lainnya.

Disampaikannya, kronologis penangkapan, berdasarkan penyelidikan yang sebelumnya telah dilakukan oleh anggota Sat Narkoba Polresta Pontianak.

"Didapat informasi bahwa, narkotika sabu, dibawa menggunakan sepeda motor Honda Beat, dengan nomor KB 2184 OF, oleh seorang laki-laki, hingga kemudian didapat tersangka melintas di Jalan Y'am Sabran,” kata Kapolresta, Senin (19/2).


Selanjutnya dikatakannya bahwa petugas membuntuti dan menghentikan tersangka. Kemudian dilakukan penggeledahan pada badan serta barang bawaan tersangka dan ditemukan satu plastik berisi narkoba jenis sabu di dalam tas tersangka, beserta barang bukti lainnya. Purwanto menyampaikan, selanjutnya tersangka kemudian diamankan ke Polresta Pontianak, guna dilakukan proses penyelidikan.

“Tersangka mengaku bahwa narkoba jenis sabu tersebut diperoleh dari daerah Sungai Ambawang melalui arahan lewat handphone saudara A, yang masih dalam proses penyelidikan,” imbuhnya.

Dia juga menuturkan bahwa barang haram tersebut setelah diambil maka akan disimpan terlebih dahulu oleh tersangka, sambil menunggu arahan dari si A.

“Yang bersangkutan atau tersangka yang bisa dikatakan juga sebagai kurir, mendapatkan upah sebesar Rp700 ribu,” pungkasnya.

Pasal yang akan dikenakan kepada tersangka, yaitu Pasal 114 ayat 2, UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan sub Pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun hingga 20 tahun. (rah)