Selama 10 Hari, 376 Titik Api Terpantau di Kalbar

Ponticity

Editor Andrie P Putra Dibaca : 127

Selama 10 Hari, 376 Titik Api Terpantau di Kalbar
Titik api di wilayah Kubu Raya beberapa hari lalu. (dok. Suara Pemred)
PONTIANAK, SP - Selama 10 hari, terpantau oleh BMKG Siantan sebanyak 376 titik api di Kalbar.

Hal itu disampaikan oleh prakirawan BMKG Siantan, Prista yang menuturkan bahwa sejak awal bulan Februari lalu, pihaknya telah mengeluarkan prospek iklim yang dapat dilihat pada website Iklim.kalbar.bmkg.go.id, terkait dengan titik api yang ada di Kalbar.


Pada website tersebut, dikatakannya bahwa pada bulan Februari prospek iklim akan mengering.

"Jadi terdapat peningkatan titik api, terpantau selama 10 hari itu ada 376 kejadian titik api,” ujarnya, Kamis (22/2).

Jumlah tersebut maksudnya 376 tersebut bukan berarti terjadi pada 376 wilayah titik api, namun bisa saja selama 10 hari tersebut di satu lokasi terus menerus terjadi titik api selama beberapa hari baru akhirnya hilang.

“Nah itu terpantau, jadi setiap harinya itu, mungkin ada 30 sampai 50 an titik api,” imbuhnya.

Jadi menurutnya dalam waktu 10 hari tersebut, terekam sebanyak 376 titik api dan hal itu meningkat drastis dari dasar yang pertama.

Namun untuk data hari Kamis (22/2), pihaknya belum memiliki data terbaru, hingga pukul 10.00 WIB, baru pihaknya melakukan pengecekan.


Sementara untuk penyebab kurangnya curah hujan di wilayah Kalbar selama 10 hari terakhir, dijelaskannya dikarenakan beberapa hal, salah satunya dikarenakan suhu di sekitar perairan wilayah Kalbar menjadi mendingin.

Mendingin tersebut dijelaskannya bahwa suhu perairan lebih rendah dari biasanya, jika terjadi suhu yang lebih rendah dari biasanya, maka secara otomatis, tingkat penguapan menjadi berkurang, pembentukan awan berkurang, sehingga curah hujan juga menjadi berkurang. (rah)