'Kemegahan' Pontianak, Tarik Orang Datang dan Akhirnya Ngekos

Ponticity

Editor Andrie P Putra Dibaca : 174

'Kemegahan' Pontianak, Tarik Orang Datang dan Akhirnya Ngekos
Remaja yang diamankan Satpol PP Pontianak. (SP/Balasa)
PONTIANAK, SP - Enam pasang remaja terjaring razia indekos yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Pontianak di sejumlah titik, Rabu (28/2) subuh. Dua pasang tertangkap berduaan di indekos Gang Rawa Indah, dan empat pasangan lain diciduk dari indekos di Gang Kirana.

Kabid Penegak Peraturan Perundangan, Satpol-PP Pontianak, Nazarudin menjelaskan mereka yang terjaring sebagian berasal dari luar daerah. "Kemegahan" Pontianak membawa mereka ingin datang dan main. Tapi mereka tak punya keluarga di ibu kota.

"Tidak ada rumah jadi nginap di situ (indekos). Ada yang kawannya laki, ada perempuan," katanya.

Remaja dari daerah itu pun menginap di indekos milik kenalan mereka yang lawan jenis. Namun sesuai Perda, tidak boleh ada yang berlainan jenis dalam satu kamar.

"Karena mereka laki dan perempuan, belum menikah, kenalah pasal itu," imbuhnya.

Mereka yang terjaring di Gang Rawa Indah, Jalan Imam Bonjol, mengaku sudah menikah siri. Akan tetapi Satpol-PP mengacu pada UU Nomor 1 Tahun 74 tentang Perkawinan. Di mana mereka yang nikah siri, secara agama memang sah, tapi undang-undang tidak.

"Umur mereka sudah dewasa yang terciduk 19-21 tahun, ada yang punya identitas ada yang tidak," ucapnya.

Salah seorang remaja yang tak punya identitas mengaku habis dijambret.

"Karena mereka anak daerah ingin jalan, tapi Pontianak dengan daerah kan beda, di sini ada razia," pungkasnya. (bls)