Polair Tahan Penangkap Penyu dan Pembawa 900 Telur Penyu di Pulau Pandan

Ponticity

Editor Andrie P Putra Dibaca : 263

Polair Tahan Penangkap Penyu dan Pembawa 900 Telur Penyu di Pulau Pandan
Barang bukti telur penyu yang diamankan Polair. (ist)
PONTIANAK, SP - Dit Polairud Polda Kalbar melakukan penahanan terhadap satu orang pria yang melakukan penangkapan satu ekor penyu beinisial Rj (51) serta satu orang pria lainnya atas nama Rs yang melakukan pengambilan telur penyu sebanyak 900 butir dari dua kapal yang berbeda, di wilayah Pulau Pandan, Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara.

Direktur Polair Polda Kalbar, Kombes Pol Alex Fauzi Rasad mengatakan penangkapan terhadap dua buah kapal berbeda tersebut dilakukan oleh kapal BKO di wilayah Polda Kalbar, dari kapal Kor Polairud Barkam Polri beberapa waktu lalu.

Daerah Pulau Pandan dikatakan Alex merupakan wilayah konservasi bagi penyu-penyu yang dilindungi.

“Itu memang beberapa waktu lalu, kapal ini menangkap penyu dan saat ini penyu tersebut sudah dilepaskan, dikembalikan ke habitatnya,” ujarnya, Kamis (8/3).

Modus yang digunakan oleh tersangka dikatakannya selalu berubah-ubah, untuk mengelabui petugas. Namun yang utama menurutnya, para tersangka selalu membaca musim untuk melakukan pengambilan telur-telur penyu tersebut.

Untuk telur penyu yang berjumlah 900 butir tersebut, menurut Alex akan diperdagangkan oleh tersangka, sebab dengan jumlah sebanyak itu tidak mungkin untuk dikonsumsi sendiri.

Tersangka diduga melanggar Pasal 40 ayat (2) UU RI Nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. (rah)