Suami Guru Korban Pemukulan oleh Murid, Ingin Proses Hukum Berlanjut

Ponticity

Editor Andrie P Putra Dibaca : 834

Suami Guru Korban Pemukulan oleh Murid, Ingin Proses Hukum Berlanjut
Nuzul Kurniawati, terbaring lemah di RSUD Soedarso. (SP/Balasa)
PONTIANAK, SP - Nur Kholis (55), suami Nuzul Kurniawati (49) guru Madrasah Darussalam, Pontianak Timur yang jadi korban pemukulan siswanya sendiri mengaku akan terus melanjutkan proses hukum. Pihaknya sudah melapor ke Polsek Pontianak Timur, Rabu (7/3).

Nur Kholis yang juga seorang guru mengatakan di media sosial, terlihat banyak guru terpojokkan. Dalam arti selalu disalahkan ketika ada kasus dengan murid, karena perlindungan anak.

"Dengan kejadian kasus ini, biar kan saja berjalan dalam arti tetap dilanjutkan oleh pihak berwajib. Soal nanti bertemu, berdamai, itu bisa saja terjadi. Biar untuk pelajaran dulu," ucapnya ketika ditemui di RSUD Soedarso tempat istrinya dirawat, Kamis (8/3).

Dia menceritakan rekan guru yang lain mendukung agar proses hukum terus dilanjutkan. Dia juga menyatakan agar semua pihak sama-sama bertanggung jawab untuk mendidik siswa. Jangan sampai kasus serupa kembali terulang.

"Kami dari keluarga tetap lanjutkan dulu, mudah-mudahan ini tidak ada lagi, terjadi seperti ini," jelasnya.

Pihak keluarga tak habis pikir ada siswa yang berani bertindak demikian. Melempar kursi plastik dan ponsel ke gurunya sendiri.

"Kebetulan itu anak yatim, kami memaafkan. Saya tadi sudah konsultasi dengan pihak kepolisian, apa ada indikasi lain. Apalagi anak ini berani melawan tanpa ada rasa takut. Untuk kelanjutannya saya tidak tahu," pungkasnya. (bls)