Geliat Klub Pecinta Vespa, Kumpulkan Donasi Buku dengan Kegiatan Savety Riding

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 178

Geliat Klub Pecinta Vespa, Kumpulkan Donasi Buku dengan Kegiatan Savety Riding
PERSIAPAN - Para pengendara vespa tengah melakukan simulasi savety riding skill competition, sebagai persiapan kegiatan scooter paragraf di halaman Museum Kalbar, Minggu (11/3). (SP/Anugrah)
Puluhan sepeda motor vespa dari berbagai klub pecinta vespa di Kota Pontianak dan sekitarnya berkumpul di halaman Museum Kalbar, Minggu (11/3). Selain unjuk kebolehan mengendarai vespa, mereka juga mengumukan donasi buku untuk rumah baca. 

SP - Berbagai jenis vespa unik ini berjejer rapi menampilkan ciri khas retro yang menawan dan memanjakan mata. Mulai dari PTS, Excel, Exclusive, Sprint dan lain-lain. Puluhan pecinta vespa yang sudah berkumpul sejak pukul 07:00 WIB ini, mengadakan savety riding skill competition dengan nama scooter paragraf.

Halaman museum pun telah disiapkan bentuk lintasan yang terbuat dari jejeran potongan paralon pendek, yang pada bagian atasnya diberi penanda berwarna orange.

Dalam melakukan riding, setiap pengendara vespa akan dibatasi dengan waktu yang dihitung menggunakan stopwatch, sehingga apabila setiap ada pengendara yang menjatuhkan pembatas lintasan atau menurunkan kaki, maka akan ditambahkan waktu sebanyak dua detik. Tentu pemenang akan dihitung berdasarkan capaian waktu terbaik dan seberapa terampil pengendara mengenarai vespanya.

Koordinator event Avi, menjelaskan, dalam savety riding skill competition ini, para pengendara akan mengasah kemampuan tetang bagaimana mengendarai vespa dengan baik berdasarkan tiga unsur, yaitu keseimbangan, ketepatan dan kemampuan untuk menguasai kendaraan.

Tidak hanya sebatas itu saja, tujuan utama dilaksanakannya scooter paragraf ini demi mengumpulkan donasi berupa buku dari para peserta riding. Tujuannya untuk merevitalisasi rumah baca di Desa Kepayang, Kecamatan Anjungan.

“Dari visi misi tersebut, untuk mewujudkannya, kita mengadakan kegiatan di Pontianak yang berupa savety riding skill competition,” ujarnya. 

Kegiatan yang dilakukan mulai dari pagi hingga sore hari tersebut merupakan percobaan dari kegiatan yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 April 2018, yang terdiri dari kegiatan lapak vespa, pameran vespa dalam bentuk diorama bagaimana sejarah Pontianak yang berhubungan dengan vespa, bazar dan hiburan.

“Makanya kita coba untuk mengedukasi teman-teman vespa bahwa ayo kita berbuat yang positif, kita pengendara juga selain berkendara dengan savety, kita juga mampu untuk berbuat lebih baik bagi orang-orang sekitar,” imbuhnya.

Hasil dari kegiatan tersebut akan dibawa pada kegiatan fun rally pada 1 Mei 2018, menuju Desa Kepayang.

Dikatakannya bahwa pihaknya sebelumnya telah melakukan survey di Desa Kepayang, tentang apa saja yang menjadi kebutuhan di sana, dengan menjumpai para perangkat desa.
Pada desa tersebut diceritakannya terdapat sekira 60 orang anak usia sekolah yang sehari-harinya pada usia SD dan SMP sudah membaca buku-buku pertanian.

“Miris sebenarnya, mereka membaca buku-buku pertanian, buku-buku perikanan, di usia mereka,” tuturnya.

Saat selesai jam sekolah, anak-anak tersebut dikatakannya akan membantu orangtuanya untuk bekerja di sawah, ladang, perkebunan dan bahkan berburu.

“Makanya dari komunitas kita, kita coba untuk menggali semangat teman-teman untuk memberikan apa sih yang dapat kita bantu secara positif,” tambahnya.

Diharapkannya setelah kegiatan tersebut, pihaknya akan mengajarkan anak-anak dan pengurus rumah baca yang akan dibentuk bagaimana administrasi rumah baca yang baik.

“Insya Allah kalau ini berjalan dengan baik, itu akan berkesinambungan,” pungkasnya.

Ditargetkan setidaknya 150 peserta pecinta vespa akan menghadiri kegiatan tersebut, yang dibagi dalam tiga kelas, yaitu kelas frame, small frame dan matic, dengan kegiatan yang akan dilaksanakan sejak pagi hingga malam hari.

Kegiatan savety riding skill competition diakuinya baru pertama kali dilaksanakan di Kota Pontianak. Bahkan berdasarkan penelusurannya diyakini bahwa lomba berkendara layaknya uji SIM dengan menggunakan motor vespa ini baru pertama kali dilaksanakan di Indonesia. (anugrah/ind)