Lansia Terpidana Mati Kendalikan Peredaran Narkoba dari Dalam Lapas

Ponticity

Editor Andrie P Putra Dibaca : 16904

Lansia Terpidana Mati Kendalikan Peredaran Narkoba dari Dalam Lapas
Ong Bok Seong terpidana mati yang mengendalikan narkoba dari dalam Lapas. (SP/Anugrah)
PONTIANAK, SP - Tim Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Kalbar menangkap tersangka tindak pidana narkoba pada tiga lokasi. Di antaranya di Jalan Dusun Simpang Tanjung, Desa Binjai, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Jalan Raya Kembayan, Simpang Balai Kabupaten Sanggau dan Jalan Trans Kalimantan, Bundaran Tugu Alianyang, Senin (12/3).

Setelah ditelusuri, ternyata peredaran narkoba tersebut dikendalikan oleh lansia terpidana mati kasus narkoba, di Lapas Pontianak atas nama Ong Bok Seong (70) yang merupakan warga negara Malaysia bersama Darmansyah yang juga warga binaan Lapas Kelas IIA Pontianak, dengan vonis sembilan tahun.

Hal itu disampaikan Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono, saat melakukan rilis penangkapan bersama dengan Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari, di Polda Kalbar, Rabu (14/3).

Irjen Pol Didi Haryono menyampaikan, dari penangkapan tersebut, tersangka yang berhasil diamankan yaitu GT warga Desa Raut Muara, Kecamatan Sekayam, WS warga Dusun Setagor, Desa Bodok, Mk warga Bima dan GW warga Pontianak Timur.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari penangkapan tersebut yaitu lima kantong berisi diduga sabu sebanyak lima kilogram, satu unit mobil Hino dump truk dan satu unit sepeda motor Mio Fino.

Disampaikan kronologis penangkapan dilakukan oleh personel lidik Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Kalbar yang melakukan pemberhentian dump truck di Jalan Dusun Simpang Tanjung, Desa Binjai, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau.

Setelah dilakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap tersangka GT dan WS ditemukan lima kantong yang berisi diduga sabu yang disimpan di kursi sopir.

“Selanjutnya di interograsi bahwa GT mendapat sabu tersebut dari Mk alias Ran, selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan untuk dilakukan pengembangan,” tuturnya.

Lebih lanjut, sekira pukul 21.30 WIB,  melalui handphone milik GT, menghubungi Mk alias Ran untuk melakukan pertemuan di Jalan Raya Kembayan, Simpang Balai Sebut, Kabupaten Sanggau.

Setelah Mk alias Ran datang, pihak kepolisian langsung melakukan penangkapan dan mengamankan barang bukti satu buah HP Blackberry warna hitam. Selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan dan dilakukan pengembangan ke Pontianak.

Berikutnya, sekira pukul 01.30 WIB, GT menghubungi bos yang di Pontianak, bahwa dirinya sudah sampai di Pontianak. Sekira pukul 02.00 WIB, melakukan perjanjian pertemuan di Jalan Trans Kalimantan, Bundara Tugu Alianyang. Setelah itu datang tersangka GW menemui GT, yang kemudian menyerahkan lima kantong yang berisi diduga sabu kepada GW.

“Selanjutnya dilakukan penangkapan, kemudian tersangka dan barang bukti diamankan dan dibawa ke Kantor Ditres Narkoba Polda Kalbar untuk dilakukan proses lebih lanjut,” tambahnya.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan di kantor Ditresnarkoba Polda Kalbar untuk dilakukan pengembangan serta penyidikan lebih lanjut. (rah)