Dewan Minta Pengoptimalan Puskesmas untuk Cegah Stunting

Ponticity

Editor Andrie P Putra Dibaca : 118

Dewan Minta Pengoptimalan Puskesmas untuk Cegah Stunting
Ilustrasi. (net)
PONTIANAK, SP - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pontianak, Nurfadli mengatakan pengoptimalan Puskesmas penting untuk mencegah stunting.

Pengentasan dan antisipasi stunting di wilayah Pontianak harus jadi fokus dimulai dari fasilitas kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat.

Untuk memantau asupan gizi anak, pemeriksaan bayi dan balita harus dilakukan di Puskesmas secara rutin. Selama ini memang ada Posyandu yang melakukan hal tersebut, namun pendampingan Puskesmas harus benar-benar dijalankan. Apalagi ada 100 wilayah se Indonesia jadi fokus stunting. Di Kalbar sendiri ada 10 daerah, meski bukan di Pontianak.

"Stunting perlu jadi perhatian kita semua. Sebab dampaknya besar terhadap tumbuh kembang anak," katanya Senin (26/3).

Anggota DPRD yang akrab disapa Fadli itu menerangkan stunting bisa dicegah dengan melakukan pemantauan asupan gizi anak sejak masa hamil. Artinya, saat hamil pun asupan gizi untuk calon bayi di kandungan harus diperhatikan benar. Sama hal dengan ketika sudah lahiran. Maka penting adanya pengecekan secara berkala.

"Dengan mengetahui asupan gizi yang dikonsumi bayi, maka pertumbuhan tubuh yang tak diinginkan tak bakal terjadi karena asupan gizinya baik," ucapnya.

Oleh karenanya, Fadli meminta Dinas Kesehatan Pontianak, terus melakukan sosialisasi tentang apa itu stunting. Bagaimana mencegahnya dan apa saja yang perlu diperhatikan masyarakat. Antisipasi itu harus dilakukan dengan informasi yang menyeluruh kepada masyarakat.

"Puskesmas sebagai ujung tombak dari Dinkes. Saya harap, peran puskesmas harus dioptimalkan. Antisipasi itu penting," pungkasnya. (bls)