Kampanyekan Hidup Sehat, IFI Cabang Pontianak Gelar Tes Fisik

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 142

Kampanyekan Hidup Sehat, IFI Cabang Pontianak Gelar Tes Fisik
TES FISIK - Warga melakukan tes fisik gratis yang diselenggarakan oleh Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) Cabang Pontianak di area Care Free Day Kota Pontianak, Minggu (8/4). (SP/Giat)
Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) Cabang Pontianak, melaksanakan tes pemeriksaan fisik di Care Free Day Kota Pontianak, Minggu (8/4). Kegiatan ini berkerjasama dengan Indorunners Pontianak mengangkat tema "Sehat dengan Olahraga."

SP - Ketua IFI Cabang Pontianak Tri Wibowo mengungkapkan, tes pemeriksanaan fisik kali ini, lebih banyak berfokus pada postur dan keseimbangan tubuh. Biasanya untuk orang tua yang melakukan tes postur tubuh agar mendiagnosa kelainan, seperti gangguan vertigo, migren, sakit pinggang dan lainnya.

"Untuk anak muda pemeriksaan postur, biasanya berkaitan dengan dia mau daftar masuk TNI, Polisi, Pramugari atau sebagainya," ungkap Tri.

Menurutnya, dengan melakukan pemeriksaan postur tubuh, nantinya akan terlihat, dimana kelainan atau masalah pada fisik tubuh seseorang.

Dalam kegiatan tersebut, IFI menyediakan matras berukuran 1 meter, dimana saat warga ingin mencoba mengetes keseimbangan tubuhnya, akan diminta untuk jalan di tempat dengan mata tertutup di atas matras tersebut . Dari pantauan Suara Pemred, kegiatan tersebut cukup diminati oleh masyarakat yang hadir di CFD.

Saat seorang warga sedang melakukan tes, Tri menjelaskan bahwa orang tersebut ketika jalan di tempat, keseimbangan kiri-kanannya bagus, artinya otot kanan dan kiri pahanya bagus, tapi keseimbangan tubuhnya terlihat lebih berat ke arah depan.

"Jadi ketika nanti dia konsul, kita akan sarankan untuk memperbaiki hal tersebut," ujarnya.

Supaya kegiatan seperti ini terus berlanjut, IFI Cabang Pontianak akan memperluas jaringan. Khususnya, bekerjasama dengan organisasi atau komunitas olaharaga di Kota Pontianak. Dirinya juga berharap masyarakat memperhatikan gaya hidupnya. Agar kesehatan tetap terjaga.

Contoh kecil saja salah satu kebiasaan masyarakat selama ini dalam menggunakan atau membeli sepatu, masyarakat lebih melihat kearah brand tetapi masyarakat tidak pernah menyesuaikan kondisi keseimbangan tubuhnya.

"Padahal hal sepele seperti ini sangat berbahaya bagi postur tubuh seseorang," ungkapnya. (giat/ind)