DPMSPT Kubu Raya Pastikan Jalankan Perintah KPK, Minta Pengembang Urus Tanpa Perantara

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 64

DPMSPT Kubu Raya Pastikan Jalankan Perintah KPK, Minta Pengembang Urus Tanpa Perantara
Ilustrasi. Net
Kepala DPMSPT Kubu Raya, Lugito
"Bahkan, saya sudah memberikan nomor kontak saya kepada para pengembang perumahan. Mereka bisa menanyakan ke saya jika memang telah melebihi batas SOP. Dan akan saya tindaklanjuti laporannya."

PONTIANAK, SP- Dinas Penanaman Modal Satu Pintu Terpadu (DPMSPT) Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat memastikan pihaknya akan menjalankan perintah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait proses perizinan.

Kepala DPMSPT Kubu Raya, Lugito menuturkan, ada empat poin yang menjadi atensi KPK. Yakni, tracking system, pelayanan dan perizinan online, SOP untuk pelayanan masyarakat serta pelimpahan kewenangan dari DPMSPT kepada instansi teknis.

"Jadi, perintah KPK itu sudah kita tindaklanjuti. Semuanya sudah dilaksanakan di Kubu Raya," katanya di Sungai Raya, belum lama ini.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu KPK mendatangi Kantor DPMSPT Kubu Raya dan Dinas Kominfo Kubu Raya. Kedatangan KPK tersebut untuk melakukan pembinaan terhadap dinas-dinas dalam memberikan pelayanan perizinan kepada masyarakat.

Lugito menjelaskan, tracking system yang dijalankan tersebut agar dapat diketahui sudah ada dimana posisi berkas pemohon. Apakah masih ada di front office, Kasi, Kabid atau kepala dinas.

"Disitulah akan kelihatan posisi berkas pemohon. Jadi kita mudah melacaknya. Inilah tujuan dari transparansi pelayanan perizinan yang kita lakukan," katanya.

Untuk itu, Lugito mengimbau, seluruh pemohon agar mengurus sendiri berkasnya tanpa melalui perantara. Tujuannya agar pemohon dapat memantau sampai sejauh mana berkas yang telah diurusnya.

"Bahkan, saya sudah memberikan nomor kontak saya kepada para pengembang perumahan. Mereka bisa menanyakan ke saya jika memang telah melebihi batas SOP. Dan akan saya tindaklanjuti laporannya," tuturnya.

Bupati Kubu Raya Rusman Ali, menyatakan dirinya selalu berupaya mengingatkan para pejabat untuk menjauhi perilaku korupsi dengan memberikan palayanan yang baik bagi masyarakat. Dengan menutup semua kran-kran peluang korupsi, tentu dengan integritas yang tinggi dan bermartabat. Langkah-langkah konkrit yang dilakukan dengan membentuk tim saber pungli.

"Dan pelayanan yang berkaitan dengan kontribusi dan pajak-pajak kita kerjasama langsung dengan bank, sehingga tidak lagi ketemu petugas yang berpotensi lobi-lobi dilakukan, seperti di BPMPT  kontribusi lewat bank, PBB juga kita buat lewat bank sehingga langsung masuk kas daerah," jelasnya.

Karena itu ditegaskan Rusman Ali pentingnya menanamkan nilai - nilai kejujuran sejak dini kepada anak-anak. Dengan begitu, akan semakin mengikis budaya korupsi yang masih ada saat ini.

"Bersih hati, tegakkan  integritas, Kerja profesional dan inovatif untuk membangun Indonesia lebih baik," tuturnya. (ant/jek)  

Bersatu Perangi Korupsi

Sebelumnya Ketua DPP Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI), Burhanudin Abdullah menuturkan, korupsi perbuatan yang salah dan merugikan semua pihak., untuk itu ia mengajak seluruh aparat pemerintah, penegak hukum dan masyarakat bersatu memerangi korupsi agar pembangunan dapat berjalan sesuai harapan

Ia menjelaskan, khususnya di Kabupaten Kubu Raya, peran LAKI dalam  mengawal kasus korupsi,  saat ini sedang mengumpulkan data, fakta dan informasi. Setelah itu dilakukan kajian hukum. 

"Jika ada masuk dalam unsur korupsi, tidak akan segan-segan untuk melaporkan kepada penegak hukum," tegasnya.

Dikatakannya, LAKI tetap mengedepankan proposional dan profesional. Tidak serta merta menerima informasi yang dilaporkan sementara informasi itu belum valid dan akurat.

"LAKI memang banyak menerima pengaduan tentang persoalan dan masalah proses pembangunan di Kubu Raya. Namun, LAKI masih mendalami dan mengkaji semuanya itu. Jika alat bukti tidak mencukupi maka akan mengakibatkan fitnah dan mencoreng nama baik LAKI," tuturnya. (jek)