Nasib PKL Taman Akcaya di Ujung Tanduk

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 2170

Nasib PKL Taman Akcaya di Ujung Tanduk
Plt Kepala Biro Pengelolaan Aset Pemprov Kalbar, Linda Purnama. (SP/Nana)
PONTIANAK, SP - Nasib para Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) di Taman Akcaya di ujung tanduk.

Mereka yang dulunya pernah 'diusir' dari Taman Alun Kapuas ini, kembali bakal diusir lagi. 

Pemerintah Provinsi Kalbar sudah menginstruksikan Pemerintah Kota Pontianak untuk membersihkan PKL tersebut dari Taman Akcaya dalam waktu tiga bulan.

Pemprov Kalbar berdalih taman itu merupakan aset mereka, sehingga penempatan PKL di lokasi tersebut oleh pihak Pemkot dianggap menyalahi fungsi dari taman. 

"Deadline kita beri tiga bulan kepada Pemkot, ini hasil pertemuan kita tanggal 20 Maret bulan lalu," ujar Plt Kepala Biro Pengelolaan Aset Pemprov Kalbar, Linda Purnama saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (18/4) 

Linda menolak jika Pemrov dianggap mengambil alih sebab menurutnya Taman Akcaya memang merupakan lahan milik Pemprov. 

"Pemkot hanya membagun, taman itu terdiri atas tiga segmen, yang ada tulisan Taman Akcaya itu memang Pemprov punya, kemudian ada segmen dua dan tiga. Segmen tiga yang ada taman baca dibangun Pemkot itu," imbuhnya.

Diakui Linda memang pernah dilakukan hibah kepada pihak Pemkot, namun itu hanya segmen dua. Dalam proses berjalan Pemkot justru membangun taman baca di segmen tiga. Kendati menganggap pembangunan taman baca ini baik untuk kepentingan publik namun Linda menilai mestinya ada prosedur yang harus diperhatikan Pemkot. 

"Artinya kan sebenarnya karena ini lahan Pemprov kan mestinya ada koordinasi masalah pembangunan di sana termasuk penempatan PKL harus ada izin dulu dari Pemprov," lanjutnya.

Menurut Linda, koordinasi yang dilakukan oleh Pemkot terhadap pihaknya terkait pembangunan taman sebatas lisan saja.

"Pernah sih koordinasi secara lisan tapi secara tertulis kan belum ada izin dari pimpinan," sebutnya.

Linda tak mau jika dianggap tak bisa mengamankan aset yang dirasa memang menjadi milik provinsi. Ia pun kukuh jika taman itu mesti dan harus dikembalikan kepada fungsi sebenarnya sebagai sebuah taman bukan untuk para PKL berjualan. 

"Harusnya Pemkot pinjam pakai dulu dengan kita, itu yang belum mereka lakukan dan mereka sudah membangun. Walaupun sebenarnya pembangunan itu baik tapi secara administrasi kan ada yang harus dipenuhi," pungkasnya. (nak)