OSO Hadiri Pengukuhan MABM dan Pemenangan HY

Ponticity

Editor Andrie P Putra Dibaca : 501

OSO Hadiri Pengukuhan MABM dan Pemenangan HY
Oso bersama Harry-Yandi. (ist)
PONTIANAK, SP - Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang, yang juga Ketua Dewan Pembina Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kalbar, menghadiri pengukuhan Dewan Pengurus Pusat MABM Kalbar, masa bhakti 2018-2023 dan Dewan Pengurus Pusat Majelis Perempuan Melayu (MPM) Kalbar masa bhakti 2018-2022, di Rumah Adat Melayu, Jalan Sultan Syahrir, Pontianak, Kamis (19/4), pukul 20.00 WIB.

Dalam pengukuhan tersebut, dikukuhkan Ketua Umum DPP MABM Kalbar, Prof Dr Chairil Effendy dan Ketua Umum MPM Kalbar, Hairiah. 

Dalam penyampaiannya, Oesman menyampaikan bahwa suku-suku yang ada di Kalbar, merupakan tuan rumah, baik Melayu, Dayak, dan Tionghoa merupakan tuan rumah yang terbuka bagi semua suku yang ada.

Budaya Melayu merupakan budaya yang santun. Sebab, orang Melayu harus santun. Orang Melayu harus bersikap seolah-olah, dia selalu menjadi pelayan.
“Tapi saya ingatkan. Orang Melayu bukan untuk diinjak-injak, dan bilamana itu terjadi, saya yang paling depan,” ucapnya.

Orang Melayu juga wajib menghormati suku-suku yang lain yang ada di seluruh Kalbar. Untuk itu, semuanya merupakan saudara. Dia menuturkan bahwa budaya Melayu sampai ke Afrika. 

“Tugas saya sebagai DPD menjaga kehormatan MABM, menjaga keharmonisan termasuk suku-suku yang ada di Kalbar,” ujarnya.

Jadi, MABM merupakan suatu organisasi yang mengedepankan budaya. Yaitu, budaya Melayu dengan kesantunan, bermarwah, bermartabat, bersahabat kepada semua suku.

“Lantas menempatkan diri selalu sebagai tuan rumah, dalam bentuk apa pun, melayani sifatnya,” imbuhnya.

Hal itu tidak mudah dilakukan karena kesombongan-kesombongan itu harus hilang dalam budaya, karena kesombongan tidak bisa mengajak berkomunikasi dengan orang lain maupun suku lain.

Makanya, sifat-sifat budaya Melayu itu, bagaimana berkomunikasi dengan baik. Santun dan mengajak semua orang bisa berkomunikasi dengan saling mengerti. Saling menghayati dan saling bersahabat. 

“Itulah marwah dari perkumpulan masyarakat melayu itu,”ujarnya.

Momentum Pilkada, diharapkannya dilaksanakan dengan adil, jujur, tertib, aman dan bermartabat dengan tidak merasa jago atau kuat, tapi biar masyarakat memilih dengan hati nurani. 

Selain menghadiri pengukuhan MABM, Oesman juga melakukan konsolidasi terkait pemenangan pasangan Hary-Yandi (H-Y) sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Pontianak.

"Beliau yang juga selaku Ketua Partai Umum Hanura, memberikan arahan kepada kita. Arahan beliau ke kita yaitu, terkait dengan bagaimana meraih simpati masyarakat. Tidak boleh berhenti bekerja. Jaga kekompakan. Dan semua harus kita lakukan dengan sepenuh hati, berikhtiar dan berdoa. Intinya, konsolidasi lah," kata Yandi. 

Saat dikonfirmasi soal komitmen pasangan H-Y dalam memajukan kegiatan UMKM di Kota Pontianak, Yadi pun menegaskan, pengembangan UMKM menjadi satu diantara misi yang akan dilakukannya, ketika nanti berhasil terpilih menjadi pemimpin di Kota Khatulistiwa ini. 

"Kalau kita, sudah jelas telah membuat konsep dalam pengembangan kegiatan UMKM di Kota Pontianak ini," katanya.

Menurutnya, dalam melakukan pengembangan UMKM, maka langkah awal yang harus dilakukan yakni, melakukan mapping terkait dengan persoalan yang dihadapi pelaku UMKM yang adalah, mereka tidak punya pasar untuk menjual produknya. Kemudian, modal pelaku UMKM juga tidak ada. 

“Kan ini persoalan utamanya," ucapnya.

Karena itu, jika rakyat memberi mandat pasangan  H-Y menjadi walikota, maka pemerintahan H-Y nanti, tentu persoalan yang dihadapi pelaku UMKM tersebut akan dibantu. Tujuannya, supaya sektor UMKM bisa menjadi salah satu andalan, meningkatkan kemandirian taraf perekonomian masyarakat Kota Pontianak. 

"Kita akan memfasilitasi soal pasar produk UMKM. Bagaimana caranya? Tentu kita harus memberikan pengakuan dan legalitas dulu kepada pelaku UMKM," ucapnya.

Jadi, mereka terdata dan bisa dibina dengan baik. “Bagaimana kita buka pasarnya supaya mereka bisa berkembang. Kita latih kompetensi SDM-nya. Kira-kira begitu," tutupnya.(abd/rah/lis)