Insiden Pencuri Mobil Tabrak Pengendara hingga Diamuk Massa, Satu Tewas

Ponticity

Editor Andrie P Putra Dibaca : 1559

Insiden Pencuri Mobil Tabrak Pengendara hingga Diamuk Massa, Satu Tewas
Kasatreskrim Polresta Pontianak, Kompol M Husni Ramli. (SP/Anugrah)
PONTIANAK, SP - Polisi akhirnya mengamankan seorang pria, WS yang melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat), yang terjadi di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya, Selasa (24/4), sekira pukul 17.00 WIB.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol M Husni Ramli mengatakan tersangka mencurian mobil jenis sedan Proton, warna silver dengan nomor polisi KB 109.

Insiden tersebut bermula saat tersangka WS mengancam korban yang sedang mengendarai kendaraan saat akan parkir menggunakan sebilah pisau, yang diarahkan tepat pada lehernya.

Setelah itu, korban pemilik mobil diminta keluar dari dalam mobil bersama anaknya oleh tersangka. Tersangka menaiki kendaraan dan langsung mengendarai mobil tersebut dari arah Ambawang menuju arah Jalan Ya'm Sabran.

Pada saat melalui Jalan Ya'm Sabran, tersangka menabrak sepeda motor jenis Vario. Dikarenakan jarak yang terlalu dekat, sehingga kendaraan di belakang juga tidak dapat menghindari dan menabrak sepeda motor lainnya.

Berikutnya dituturkan Husni, dari Jalan Ya'm Sabran tersebut tersangka melanjutkan pelariannya. Tepat di depan rumah makan Cii 3, tersangka kembali menabrak sepeda motor dari belakang.

“Setelah itu belok kiri di Jalan Panglima Aim. Di pertigaan Jalan Panglima Aim itu menabrak kembali sepeda motor,” tuturnya.

Selanjutnya tersangka kembali memacu kendaraannya hingga melewati Kelurahan Parit Mayor dan melewati tol Kapuas II, hingga Jalan Adi Sucipto. Saat melalui Jalan Adi Sucipto, tersangka kembali menabrak kendaraan bermotor. Namun tersangka masih terus memacu kendaraannya menuju arah Hotel Garuda dan belok kiri menuju Jalan Veteran.

Di Jalan Veteran, tersangka kembali menabrak pengendara motor, namun pengendara motor yang ditabrak terakhir tersebut menurut Husni setelah terjatuh kembali bangun. Setelah bangun, pengendara motor mengejar tersangka.

“Karena ramai yang mengejar pelaku di jalan, termasuk personel kita, korban ini memaksa untuk berhenti karena korban yang terakhir yang ditabrak ini adalah orangtua dari pada pemilik kendaraan,” jelas Husni.

Pengendara motor tersebut akhirnya disenggol oleh tersangka dan kembali terjatuh. Tersangka pun masih tetap tidak mau menyerah dengan mengarahkan kendaraannya menuju Jalan Ahmad Yani.

Setiba di perempatan lampu merah Jalan Sungai Raya Dalam, sekira pukul 18.00 WIB,  tepatnya di depan Akbid Panca Bhakti, tersangka yang beraksi sendiri ini kemudian menabrak trotoar dan akhirnya berhenti.

“Tersangka diamankan dan diamuk massa. Setelah itu kita amankan ke Polresta,” imbuhnya.

Dari sekian banyak korban yang ditabrak oleh tersangka disampaikan Husni bahwa satu orang korban meninggal dunia, yang merupakan Purnawirawan Polri, yang merupakan orangtua dari pemilik kendaraan yang dicuri oleh tersangka.

“Untuk pelaku sendiri menurut keterangannya baru dua hari di Pontianak, yaitu ikut dengan abang kandungnya, yang mana tempat tinggalnya tidak jauh dari rumah korban,” tambahnya.

Melihat kondisi mobil tersebut, selain dirusak oleh massa, kerusakan juga terjadi karena bekas tabrakan yang terjadi  sebelumnya.

Menurutnya terkait latar belakang dari perbuatan tersangka masih didalami oleh pihaknya, namun tersangka sudah dilakukan tes urine di Dokes namun hasilnya negatif narkoba.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP.

“Untuk barang bukti pisau, dan mobil sudah kita amankan termasuk pelaku saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” tandasnya. (rah)