Sarana Pendidikan Kalbar Masih Bermasalah

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 209

Sarana Pendidikan Kalbar Masih Bermasalah
Aswandi. (ist)
PONTIANAK, SP - Berdasarkan data Dinas Pendidikan Provinsi Kalbar di tahun 2017 sejumlah sarana pendidikan masih mengalami kerusakan. 

Rinciannya untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) sederajat, ada 10.043 ruang kelas dalam kondisi baik, 14.453 dalam kondisi rusak ringan dan, 2.566 dalam kondisi rusak berat.

Sementara jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat, ruang kelas baik sebanyak 3.896, rusak ringan 4.657 dan rusak berat 504. Untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, 3.807 kelas dalam kondisi baik, 2.032 rusak ringan dan, 177 rusak berat.

Dari jabaran itu, total Kalbar memiliki 42.135 kelas dengan 17.746 dalam kondisi baik, 21.142 rusak ringan dan 3.247 dalam kondisi rusak berat. Hal ini tentu jadi pekerjaan rumah untuk memberikan pelayanan dan hak pendidikan kepada masyarakat Kalimantan Barat.

Pengamat pendidikan Universitas Tanjungpura Pontianak, Aswandi menjelaskan kondisi sarana di seluruh Indonesia hampir sama, tidak jauh beda. Sarana dan prasarana masih kurang. Banyak sekolah yang rusak, mulai dari ringan sampai berat. Sementara di sisi lain, pemerintah menekankan pentingnya sarana dan prasarana.

"Contohnya di bagian akreditasi sekolah. Penilaian tentang lulusan sarjana ditinggikan. Karena pemerintah mengharapkan peningkatan kualitas. Tapi di satu pihak, sarana tidak dibangun dengan baik," katanya.

Selain masalah kerusakan, Aswandi juga menyebut sebaran sarana di Kalbar tidak merata. Salah satu yang sudah baik ada di Kota Pontianak. Hal itu bisa dilihat dari gedung sekolah yang dimiliki. Tapi secara keseluruhan sarana di provinsi, masih perlu ada peningkatan.

"Belum lagi berkaitan dengan teknologi informasi," imbuhnya. (bls)