OSO: Orasi Ilmiah Sri Mulyani di Untan Sesuatu yang 'Zaman Now'

Ponticity

Editor Andrie P Putra Dibaca : 311

OSO: Orasi Ilmiah Sri Mulyani di Untan Sesuatu yang 'Zaman Now'
Ketua DPD RI, OSO (tengah) bersama Rektor Untan (kiri) dan Pj Gubernur Kalbar Dodi Riyadmadji (kanan). (SP/Nana)
PONTIANAK, SP - Ketua DPD RI, Oesman Sapta (OSO) mengapresiasi orasi ilmiah yang disampaikan oleh Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani dihadapan mahasiswa dalam rangka Dies Natalis ke-59 Universitas Tanjungpura Pontianak yang berlangsung di Audit Untan, Jumat (11/5).

Dalam orasinya, Sri Mulyani banyak memaparkan kondisi ekonomi Indonesia. Selain itu Sri juga meminta pemuda dan mahasiswa untuk memahami betul bahwa tantangan pembangunan ke depan akan menjadi tanggung jawab generasi muda. 

"Bagus, itu adalah alat untuk memotivasi mahasiswa dalam menghadapi masa depan, apa yang diungkapkan Sri Mulyani itu adalah sesuatu yang zaman now sekali, " kata OSO ditemui usai acara.

Menurut OSO, singgungan Sri Mulyani soal teknologi yang harus bisa dipahami generasi muda sebagai modal menghadapi masa depan adalah sebuah kondisi yang terjadi hari ini. Oleh karena itu dia berharap era teknologi digital bisa dimaksimalkan untuk menghadapi tantangan pembangunan. 

"Jadi teknologi digital betul-betul harus kita pahami dengan benar, handphone atau gadget itu menjadi alat komunikasi yang sangat maju maka bagaimana agar generasi muda bisa menggunakannya dengan sebaik mungkin," lanjut OSO.

Pesan-pesan dan informasi hoaks zaman sekarang kata OSO sangat mudah beredar di tengah mudahnya akses informasi, melalui jejaring media sosial. Mahasiswa dituntut untuk cerdas menanggapinya bukan malah terseret ke dalam arus penggunaan media sosial yang tidaklah positif. 

"Kita harus bijak menggunakan teknologi serta tidak menerima begitu saja informasi yang berbau hoaks," lanjut Ketua Partai Hanura ini. 

"Jadi bagus isi orasi tadi dan itu memang betul, zaman kita dulu kan nggak begini, telepon pun belum ada sekarang ini semua informasi bisa cepat sampai terutama para awak media ini, nah harus bijak memilah," pesan OSO. (nak)