Malaysia Deportasi 49 Pekerja Migran Indonesia Bermasalah

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 278

Malaysia Deportasi 49 Pekerja Migran Indonesia Bermasalah
Pekerja migran indonesia bermasalah yang dideportasi. (SP/Anugerah)
PONTIANAK, SP - Malaysia kembali melalukan deportasi terhadap sejumlah pekerja migran Indonesia bermasalah dari negaranya. Kali ini sebanyak 49 orang pekerja yang dideportasi.

Para pekerja migran Indonesia yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia ini, tiba di Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat pada Selasa (15/5) pukul 22.55 WIB yang disambut oleh hujan deras.


Setibanya di Kantor Dinsos Privinsi Kalbar, para PMI ini langsung dilakukan pendataan oleh perugas. Mulai dari jumlah, biodata dan informasi singkat mulai dari pekerjaan ketika di Malaysia hingga terkait kesehatan.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat, Yuline Marhaeni dijumpai disela pendataan mengatakan bahwa para pekerja migran tersebut yang berasal dari luar Kalbar sebanyak 27 orang dan dari Kalbar berjumlah 22 orang.

 Dengan jumlah 43 orang laki-laku dan enam orang perempuan. Dari 49 orang tersebut secara detail berasal dari Provinsi Kalbar sebanyak 22 orang, Provinsi Jatim dua orang, Provinsi Jabar dua orang, Provinsi Sulsel satu orang, Provinsi DKI Jakarta satu orang, Provinsi NTB dua orang, Provinsi Lampung satu orang, Provisni Sulbar satu orang, Provinsi Kalteng satu orang, Provisni Jateng tiga orang, Provinsi Aceh dua orang dan Provinsi NTT 11 orang.

Sejumlah pekerja migran Indonesia yang dipulangkan tersebut, sebanyak delapan orang pekerja memilih bekerja pada PT Kencana Group, sebuah perusahaan sawit yang bekerja sama dengan Dinsos Provinsi Kalbar.

“Iya di sana kita kan ada kerja sama dengan perusahaan sawit, bagi mereka yang hasil deportasi ini, daripada mereka pulang, mungkin mereka belum mendapat pekerjaan. Jadi kami juga menyarankan dari perusahaan sawit itu kan ada kerja sama dengan Dinas Sosial Provinsi,” jelasnya.

Agar pekerja tersebut bisa bekerja maka pihaknya memfasilitasi pekerja yang berminat bekerja pada perusahaan sawit tersebut.

Setelah dilakukan pendataan, dia mengatakan para pekerja tersebut selanjutnya akan dipulangkan pada hari Rabu (16/5) untuk yang dari luar Kalbar menggunakan kapal laut.

“Jadi besok (hari ini-red) disiap-siapkan untuk segala tiket segala macam. Karena kita ada kerjasama dengan PELNI, Kemensos dan PELNI, jadi kami begitu ada kapal, kami akan berangkatkan mereka,” imbuhnya. (rah)