PLN Siap Dukung Investasi di Kalbar

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 208

PLN Siap Dukung Investasi di Kalbar
LISTRIK - Petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN) tengah memperbaiki jaringan listrik di Kota Pontianak, belum lama ini. (Dok SP)
PONTIANAK, SP - Direktur Bisnis PLN Regional Kalimantan Machnizon Masri mengatakan PLN sangat siap untuk mendukung investasi di Provinsi Kalimantan Barat karena andalnya sisi daya dan pelayanan.

"Saat ini PLN dalam memenuhi kebutuhan listrik baik di segmen rumah tangga, bisnis maupun industri kita sudah sangat siap," ujarnya saat "customer gathering" PLN bersama pelanggan dan stakeholder di Pontianak, Selasa (15/5).

Meski demikian, pihaknya akan terus memenuhi kebutuhan pelanggan akan energi listrik dan berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan di Kalimantan Barat.

"Upaya yang terus dilakukan yakni berupa pembangunan pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi hingga jaringan distribusi," papar dia.

Ia menyebutkan khusus untuk sistem kelistrikan Khatulistiwa yang saat ini melayani masyarakat dari Kota Pontianak hingga Kabupaten Sambas dan Bengkayang, serta dari Kota Pontianak hingga Kabupaten Landak dan Tayan berada dalam kondisi prima.

"Total beban di sistem khatulistiwa adalah 411 MW dan daya mampu 543 MW. Dengan daya mampu kita lebih besar daripada beban maka kita surplus daya. Jadi para investor yang ingin menanamkan modalnya di Kalbar saat ini tidak perlu ragu-ragu untuk apapun jenis usaha dan berapapun kebutuhan listriknya," papar dia.

Ia menambahkan dengan surplusnya daya menjadikan PLN juga siap mendukung program pemerintah untuk meningkatkan perekonomian.

"Tidak ada kekurangan daya yang menyebabkan perlu dilakukannya pemadaman bergilir karena terdapat surplus lebih dari 100 MW. Kondisi ini juga menjadikan PLN siap mendukung program pemerintah untuk meningkatkan perekonomian di provinsi yang kita cintai ini," jelasnya.

Untuk diketahui, Perusahaan Listrik Negara Wilayah Kalbar tercatat mengalami surplus energi sebesar 169 MW sehingga siap mendukung kegiatan industri dan bisnis di provinsi itu.

"Ini menunjukkan PLN sudah sangat siap," ujar Manajer Perencanaan PLN Wilayah Kalbar, Fathkul Hakim.

Menurut Fatkhul, Kalbar saat ini mengalami surplus hingga 169 MW sehingga siap mendukung kegiatan bisnis dan industri di daerah itu.

"Orientasi kami dalam menjalankan bisnis kelistrikan adalah bagaimana menciptakan energi listrik yang andal, murah dan mampu menjadi pendorong kegiatan ekonomi masyarakat. Kembali, melalui kegiatan ini kami informasikan kepada pelanggan bahwa saat ini Sistem Khatulistiwa mengalami surplus. PLN siap memenuhi kebutuhan baik di segmen bisnis maupun industri," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebijakan Penyelenggaraan Perizinan dan Non Perizinan DPMPTSP Provinsi Kalbar Dayang Yuli mengatakan, Provinsi Kalbar merupakan daerah yang kondusif untuk berinvestasi karena dari Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), pencapaiannya di atas target nasional.

"Berdasarkan LKPM online Kalbar tercatat melebihi target nasional sebesar Rp19,96 triliun atau mencapai 116,74 persen dari target nasional yang hanya sebesar Rp17,1 triliun dan RPJMD Provinsi Kalbar sebesar Rp18,61 triliun," jelas dia.

Sementara itu Yulianto Sri Hartadi, GM ICON+ SBU Kalimantan mengatakan bahwa pihaknya mendukung transformasi PLN.

"ICON berkontribusi dalam transformasi PLN berupa transformasi dari platform ke digitalisasi, salah satunya bisa dilihat dari layanan satu pintu PLN. Jadi ya Icon sebagai enabler dari ICTnya PLN," paparnya. (ant/bob)