Plt Sekda: Pembangunan Pontianak Maju Berkat Kepercayaan Masyarakat

Ponticity

Editor Andrie P Putra Dibaca : 490

Plt Sekda: Pembangunan Pontianak Maju Berkat Kepercayaan Masyarakat
Plt Sekda Pontianak, Uray Indra Mulya. (SP/Balasa)
PONTIANAK, SP – Plt Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Uray Indra Mulya mengungkapkan pembangunan Pontianak yang demikian pesat terjadi lantaran adanya kepercayaan masyarakat. Kepercayaan masyarakat dan peran mereka sangat membantu. Misalnya dalam pembebasan lahan untuk banyak proyek dan dana kucuran pusat.

“Orang-orang pusat kadang tidak mau bantu kita tapi bikin dia pusing, dia maunya, kaitan dengan lahan bisa diselesaikan. Alhamdulilah kita bisa selesaikan itu, dengan bantuan masyarakat kota, tanpa mereka kita tidak ada apa-apanya,” katanya Kamis (17/5)

Masyarakat kota dengan sukarela memberikan lahan untuk dibangun jalan dan banyak hal lainnya. Mereka tidak masalah dan tidak minta ganti, kecuali ada bangunan terkena. Hal tersebut yang membikin timbul kepercayaan dari Pemerintah Pusat. Dalam hal ini dia menilai masyarakat percaya dengan Pemkot karena sudah merasakan perbaikan layanan publik.

“Yang penting sebenarnya kepercayaan tadi,” imbuhnya.

Dana kucuran pusat memang terus datang untuk membantu menata kota. Tahun ini pun masih banyak program pusat di Pontianak. Misalnya penataan Masjid Jami dengan anggaran Rp98 miliar dikucurkan dengan multiyears. Kini sedang dalam proses tender. Masjid bersejarah itu akan dikembalikan ke bentuk asal dan landscapenya, sampai ke gerbang akan ditata. Di kampung Beting pun penataan masih berlangsung. Sementara di Tambelan Sampit sudah selesai.

“Kita harap promenade tahun depan tetap lanjut sampai ke jembatan Kapuas I, malah mungkin sampai batas kota. Pembangunan infrastruktur, yang sudah diturap kita buat jalan dan semua bangunan di situ harus menghadap ke sungai, jadi bangunan tidak membelakangi sungai,” jelasnya.

Penataan kawasan muka sungai itu masuk dalam program Kota Baru. Jika proyek promenade dapat selesai tepat waktu, Uray Indra mengatakan ada kemungkinan Presiden Jokowi akan datang untuk meresmikan. Saat ini Pontianak dinilai sebagai salah satu kota dengan program Kota Baru dari pusat yang berhasil.

“Itu dilihat dari bagaimana kita menata water front, saluran, jalan, trotoar, dan penghijauan, itu semua diapresiasi pusat,” katanya.

Dia menambahkan infrastruktur lain pun tak kalah. Di bidang pendidikan, Pemkot gencar membangun gedung sekolah yang mumpuni. Malah salah seorang Dirjen Kementerian Pendidikan pernah bilang bahwa bangunan SMPN 13 merupakan sekolah terbaik yang pernah dia lihat. Hal itu menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur tidak asal-asalan.

Di bidang lain, cakupan layanan air PDAM kini sudah 86 persen. Ditargetkan di tahun 2019 bisa mencapai 100 persen.

“Kita banyak dibantu pusat, kita MBR tahun ini dapat 3.000 sambungan rumah, tahun depan kayaknya progres terbaik ada di kita, sehingga tahun depan dapat 5.000 sambungan rumah,” pungkasnya. (bls)