Panwaslu Pontianak Dalami Dugaan Pelanggaran Paslon Saat Pawai Obor

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 749

Panwaslu Pontianak Dalami Dugaan Pelanggaran Paslon Saat Pawai Obor
Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Pontianak, Irwan Manik Raja. (SP/Balasa)
PONTIANAK, SP – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Pontianak tengah mendalami dugaan pelanggaran salah seorang calon Wali Kota Pontianak dalam Pawai 1001 Obor yang berlangsung di Masjid Raya Mujahidin, Selasa (15/5) malam. Calon Wali Kota tersebut terbukti melakukan ajakan untuk memilih dengan menunjukkan nomor urut dengan jari ketika berfoto.

Divisi Pencegahan dan Hubungan antar Lembaga, Panwaslu Pontianak, Irwan Manik Raja menyebutkan pelanggaran tersebut merupakan temuan Panwascam Pontianak Selatan. Kini pihaknya kajian tengah dalam proses dengan salah satu bukti berupa video.

“Mudah-mudahan dua hari lagi selesai kajian dan rekomendasinya, karena sudah kita pelajari bersama dengan (panwas) kecamatan,” ungkapnya, Jumat (18/5).

Irwan menjelaskan ketika peserta pawai obor belum jalan, calon wali kota tersebut memang tidak melakukan ajakan memilih atau berkampanye. Namun setelah iringan berjalan, ajakan untuk memilih dilakukan.

“Ada videonya, dan itu memang kita proses. Ada satu paslon ke lokasi pawai obor,” ujarnya menegaskan.

Dia pun mengulang bahwa temuan tersebut bukan laporan masyarakat. Sejatinya, paslon diperbolehkan hadir di pusat keramaian. Namun perlu diingat bahwa “gelar” paslon itu melekat. Ke mana pergi, orang akan ingat. Terlebih untuk pergi ke acara yang jadi bagian acara keagamaan, mestinya tahu akan batasan.

“Harus berpikir juga bahwa itu bagian dari kegiatan keagamaan, jadi kita harus menahan diri. Karena paslon itu melekat, sekarang ke mana pun dia bergerak, dia itu paslon,” katanya mengingatkan.

Irwan menambahkan usai kajian, pihaknya akan memberikan rekomendasi ke KPU Pontianak.

“Karena ini sifatnya melanggar, ini adminitrasi, nanti akan kita rekomendasikan ke KPU, nanti mereka yang berikan teguran atau apa ke pasangan calon,” pungkasnya. (bls)