Cawako Harry Daya Gotong Royong Buat Meriam Karbit

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 484

Cawako Harry Daya Gotong Royong Buat Meriam Karbit
Cawako Harry gotong royong buat meriam karbit. (ist)
PONTIANAK, SP - Sebagai bentuk kepedulian untuk melestarikan warisan budaya Melayu, calon Wali Kota Pontianak nomor urut 1, Harry Adryanto melihat secara langsung proses pembuatan meriam karbit oleh sejumlah warga yang bermukim di tepian sungai Kapuas, tepatnya di Gang H Haris, Kelurahan Bangka Belitung Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara, Sabtu (19/5) malam.

Bersama tim pemenangannya, Cawako Harry pun turut membantu warga setempat, untuk membuat meriam karbit yang akan dipersiapkan dalam festival meriam karbit guna menyongsong perayaan Idulfitri 1439 Hijriah.

Walaupun belum terbiasa dan baru mencoba untuk pertama kalinya bergotong royong bersama warga untuk membuat meriam. Namun, semangat Cawako Harry tak pernah pudar, buktinya dengan tak kenal lelah dan sambil  bercucuran keringat, Cawako Harry pun bertubi-tubi memaku batang pohon yang merupakan bahan untuk membuat meriam karbit.

Sejumlah warga setempat menilai, Cawako Harry sudah terbiasa dalam bekerja keras, dan warga pun sangat mengapresiasi dan berterima kasih, atas kesediannya, untuk membantu proses pembuatan meriam karbit.

Sardiansyah, warga Gang H Haris menuturkan bahwa kedatangan Cawako Harry, yang turut bersama-sama membantu warga setempat untuk membuat meriam, dapat memberikan motivasi dan semangat bagi masyarakat yang bermukim di sepanjang sungai Kapuas untuk  terus melestarikan budaya meriam karbit yang merupakan warisan leluhur.

"Kami warga di sini berterima kasih atas kunjungan Pak Harry, yang turut bersusah payah membantu  bekerja warga untuk membuat meriam di sini, dan ini merupakan sebuah bentuk kepedulian Pak Harry terhadap pelestarian budaya meriam karbit," ucapnya.

Selama ini, ia menambahkan, belum ada calon Wali Kota Pontianak, yang mau bergotong royong untuk membantu proses pembuatan meriam karbit, dan baru Cawako Harry saja yang melakukannya.

Saat ini pun, bantuan dana yang diberikan oleh  pemerintah setempat masih sangat minim, dalam pembiayaan pembuatan meriam karbit. Buktinya, masyarakat setempat masih kekurangan bahan untuk pembuatannya.

"Tahun ini, Kami targetkan akan membuat delapan meriam, namun sangat disayangkan bahan-bahan untuk membuatnya masih kurang," ucapnya.

Untuk itulah, ia berharap kepada Cawako Harry, jika terpilih nantinya menjadi Wali Kota, agar dapat memperhatikan serta melestarikan budaya meriam karbit yang merupakan warisan leluhur budaya warga di Pontianak yang sudah berlangsung secara turun-temurun. (*)