Camat Pontianak Kota: Fokus Pengentasan Kumuh di Tiga Wilayah

Ponticity

Editor Andrie P Putra Dibaca : 131

Camat Pontianak Kota: Fokus Pengentasan Kumuh di Tiga Wilayah
Camat Pontianak Kota, Saroni saat memberikan sambutan. (ist)
PONTIANAK, SP - Camat Pontianak Kota, Saroni menjelaskan saat ini agenda pengentasan kawasan kumuh di wilayahnya berada di tiga wilayah. Tiga wilayah itu adalah Gang Delima sebelum Kantor KPU Pontianak, Gang Candi Putra depan Rumah Sakit Jiwa dengan masalah penyempitan sungai, dan Gang Belibis terkait sanitasi lingkungan.

"Ada tiga yang perlu dibenahi tahun ini, (Kecamatan Pontianak) Kota tinggal ini, yang lain alhamdulillah selesai," katanya ketika memberikan sambutan dalam Safari Ramadan Pemkot Pontianak di Aula Kecamatan Pontianak Kota, Kamis (24/5) sore.

Dalam kesempatan tersebut, Saroni memaparkan sejumlah keberhasilan dalam pembangunan di wilayahnya. Termasuk salah satunya soal pengentasan kawasan kumuh di daerah Kampung Sawah, Kelurahan Mariana. Kawasan ini jadi wilayah kumuh yang sudah lama sulit terentas. Selain jalan lingkungan yang hanya setengah meter, warga di sana juga tak punya tempat Mandi Cuci Kakus (MCK). Namun sekarang keadaannya berubah 180 derajat.

"Berkat kerja sama semua, sekarang sudah terentas, tidak kumuh lagi. Tinggal 64 rumah yang harus dibedah. Kemudian ada belasan warga yang belum teraliri PDAM, jalan bagus, WC umum bagus," jelasnya.

Keberhasilan lain ada di pembangunan jalan pararel Sungai Jawi yang dikerjakan sejak 2015. Saat ini tinggal beberapa bagian saja yang belum selesai lantaran terkendala pembebasan lahan. Jika sudah selesai dan Sungai Jawi ditata, dia yakin perekonomian warga akan meningkat.

"Kemudian Jalan Dr Sutomo, sebelumnya ada petisi tokoh tidak menyetujui adanya pelebaran jalan akhirnya koordinasi dengan Pak Wali, akhirnya selesai. Tapi masih ada tiga lagi yang belum mau lahannya dipakai, semoga bisa segera memberikan untuk manfaat bersama dan jadi amal jariyah," sambungnya.

Dalam kesempatan itu, dia juga mengabarkan bagaimana kerukunan internal antar umat beragama bisa dirajut dengan baik. Buktinya untuk STQ 2017, kecamatan ini menjadi juara umum se Kota Pontianak. Kemudian dalam pengumpulan zakat, juga jadi yang tertinggi di enam kecamatan.

"Kita harap dalam Pilkada nanti, mohon jadikan Pilkada yang berkualitas, adil, cerdas, aman dan sukses. 2019 lebih ramai lagi karena gabung dengan Presiden dan legislatif, tapi dengan peran semua masyarakat, insyaallah apa yang jadi program kebijakan nasional dalam pemilihan bisa kita jalankan dengan sebaiknya. Sehingga apa yang jadi tujuan mensejahterakan masyarakat bisa berjalan baik," pungkasnya. (bls)