Geger Penemuan Mayat Pria di Aliran Sungai Kapuas di Jeruju

Ponticity

Editor Andrie P Putra Dibaca : 700

Geger Penemuan Mayat Pria di Aliran Sungai Kapuas di Jeruju
Evakuasi mayat. (ist)
PONTIANAK, SP - Warga Gang Kayu Manis 2, Jalan Kom Yos Sudarso, Kelurahan Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat, dihebohkan dengan penemuan mayat pria yang ditemukan mengambang di aliran sungai Kapuas, yang tersangkut disela-sela kapal nelayan yang sedang bersandar di pinggiran sungai, Jumat (25/5) pagi.

Menurut Kapolsek Pontianak Barat, Kompol Bermawis, jenazah pertama kali ditemukan oleh saksi atas nama Popy (13), saat akan mencuci muka di sungai dengan berpijak pada kayu steger jembatan, saksi melihat tangan kanan orang yang teracung ke atas dekat kapal nelayan.

“Setelah dilihat dengan jelas dengan jarak sekitar kurang lebih enam meter, ternyata sesosok mayat,” kata Bermawis.

Dikarenakan ketakutan, saksi langsung bergegas pulang dan tidak jadi mencuci muka. Setelah sampai di rumah, Popy langsung bercerita kepada ibunya bahwa melihat sesosok jenazah di sungai yang tersangkut di tengah kapal nelayan.

Mendengar kabar ini, M Said (63), yang merupakan ketua RT langsung bangun dari tidurnya dan menuju lokasi penemuan, dimana warga telah berkumpul dikarenakan penasaran dengan penemuan jasad tersebut.

Menurut Bermawis, dari sekira 100 orang warga bersama ketua RT yang berada di lokasi kejadian mengaku tidak ada yang mengenal mayat tersebut.

Sehingga M Said melapor kepada Polsek Pontianak Barat terkait dengan penemuan mayat yang terapung dan tidak dikenali warga tersebut.

Sementara itu dikatakan Bermawis lagi, berdasarakan keterangan dari Perwira Basarnas Kota Pontianak, Letnan Dua Bambang Indardi, diketahui bahwa sebelumnya ada laporan terkait ABK kapal KLM keluarga Makmur Jaya, atas nama Hermansyah (35), yang merupakan warga Tanjung Bumi, Pangkalan Madura, Jawa Timur, yang mengangkut sapi dan kambing dari Pulau Madura terpeleset dari atas kapal dan terjatuh ke sungai pada Selasa (22/5), sekira pukul 22.00 WIB.

Saat kapal akan bersandar di dermaga karantina hewan, di Desa Madu Sari, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.


Terkait dengan jatuhnya korban ke sungai tersebut juga sebelumnya telah dilaporkan kepada Basarnas Kota Pontianak serta Polsek Sungai Raya.

Saat tiba pertama di lokasi, petugas Polsek Pontianak Barat langsung melakukan koordinasi dengan pihak Polsek KP3L, Polairud Polda Kalbar dan Basarnas Kota Pontianak serta Petugas Damkar Borneo, untuk melakukan proses evakuasi terhadap jenazah tersebut.

“Jenazah yang terapung langsung dievakuasi ke darat dimasukan ke kantong mayat, lalu dibawa ke RS Sudarso guna dilakukan visum ataupun pembawaan jenazah oleh rekan-rekan sekerjanya di kapal,” imbuh Bermawis. (rah)