295 Prajurit Infanteri TNI AD Ikuti Pembaretan di Pantai Kura-Kura

Ponticity

Editor Indra W Dibaca : 797

295 Prajurit Infanteri TNI AD Ikuti Pembaretan di Pantai Kura-Kura
295 prajurit melakukan upacara tradisi pembaretan. (Ist)
PONTIANAK, SP - Sebanyak 295 Prajurit melakukan upacara tradisi Pembaretan Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri (Dikjurbaif) Abiturien Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) dan Pembaretan Pendidikan Kejuruan Tamtama Infanteri (Dikjurtaif) Abiturien Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AD Tahun Anggaran 2017 (OV), di Pantai Kura Kura, Kabupaten Bengkayang, Kalbar, Rabu (6/6).

Turut hadir dalam pembaretan tersebut Wadanrindam XII/Tpr, Dandodiklatpur, para Dansatdik dan Kabag Rindam XII/Tpr serta para orang tua dan keluarga siswa.

Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif), Mayjen TNI Surawahadi, S.I.P., M.Si dalam amanatnya yang dibacakan oleh Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) XII/Tanjungpura, Kolonel Inf Martin Susilo M. Turnip, S.H mengatakan bahwa pembaretan dan penyematan brevet kulifikasi "Yudha Wastu Pramukha" merupakan suatu pengakuan dan penghargaan bagi para siswa Infanteri. Baret Infanteri adalah lambang kehormatan Prajurit Infanteri tertinggi yang merupakan Queen Of The Battle.

“Prajurit Infanteri memiliki kemampuan untuk bergerak di setiap bentuk medan pertempuran baik di hutan, gunung, laut, sungai dan pantai dimana kemampuan tersebut tidak dimiliki oleh prajurit diluar kecabangan Infanteri,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan, semboyan Infanteri "Yudha Wastu Pramuka" mempunyai arti terkandung bahwa prajurit infanteri merupakan pelaksana pertempuran terdepan dan menjadi penentu kemenangan dalam pertempuran jarak dekat di darat untuk mencari, mendekati dan menghancurkan musuh serta merebut menguasai dan mempertahankan medan.

Selain itu, prajurit infanteri harus disiplin, jago tembak, jago beladiri dan memiliki fisik yang prima yang dilandasi nilai-nilai jati diri prajurit yaitu sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional yang memiliki mental kuat.

Danpussenif juga mengingatkan, sebagai prajurit TNI Disiplin adalah nafasku dan kehormatan adalah segala-galanya,
pelihara kesegaran jiwa dan kesegaran jasmanimu tingkatkan kemampuan dan keterampilan merawat serta pelihara senjata dan perlengkapan yang menjadi tanggung jawab dengan baik. (rah)