Sampan Kalbar Berharap Raperda RZWP3K Tak Pinggirkan Masyarakat Lokal

Ponticity

Editor Indra W Dibaca : 557

Sampan Kalbar Berharap Raperda RZWP3K Tak Pinggirkan Masyarakat Lokal
Ilustrasi. (Net)
PONTIANAK, SP - Sahabat Masyarakat Pantai (Sampan) Kalbar menyambut positif Raperda tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) yang telah dibahas di DPRD Provinsi Kalbar.

Direktur Sampan, Dede mengatakan bahwa pihaknya memang belum mengetahui seperti apa muatan dalam Raperda yang dimaksud, namun secara umum selama tujuan dari Raperda tersebut baik dan positif maka pihaknya akan selalu mendukung.

"Kita harus melihat dulu isi dari Raperda tersebut sehingga kita baru bisa menilai apakah ini akan membuat hal yang positif atau pun hal yang akan berdampak pada perenomian masyarakat pesisir, termasuk juga dengan ekologi," ujar Dede.

Dede berharap Raperda itu nantinya mampu mengakomodir masyarakat pesisir yang dikatakannya memiliki karakter dan polanya sendiri.

“Karena itu, misalnya sudah ditetapkan sebagai wilayah zonasi daerah tersebut jangan pula masyarakat tidak boleh berada di situ, " imbuhnya.

Apalagi kata Dede jika masyarakat tersebut adalah mereka yang selama ini hidup di sana, sudah mengolah dan bergantung pada kawasan tersebut.

"Inikan perlu ada kajian-kajian yang memang harus didalami secara baik. Sehingga antara aspek kepentingan untuk kebutuhannya yang tadi menjawab perekonomian masyarakat itu juga akan terakomodir," ujarnya.

Dede beralasan, karena biasanya jika sudah ada peraturan yang mengatur suatu wilayah maka kadang masyarakat tidak diperbolehkan berada di wilayah tersebut.

"Apalagi kalau itu dijadikan wilayah pesisir yang dikhususkan untuk zonasi perindustrian," imbuhnya.

Jika suatu wilayah dibagun menjadi pusat industri kata Dede maka wilayah itu akan menjadi wilayah privat dan malah membuat masyarakat terbatasi.

Karena itu kata Dede penting kiranya untuk melakukan pengkajian secara mendalam sebelum membuat suatu produk kebijakan agar dikemudian hari tidak ada yang dirugikan. Utamanya masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. (nak)