Warga Perbatasan Kembali Serahkan Tiga Pucuk Senpi dan Amunisi Aktif

Ponticity

Editor Indra W Dibaca : 552

Warga Perbatasan Kembali Serahkan Tiga Pucuk Senpi dan Amunisi Aktif
Ilustrasi. (Net)

PONTIANAK, SP – Warga perbatasan Indonesia-Malaysia kembali menyerahkan tiga pucuk senjata api (Senpi) rakitan dan amunisi kepada prajurit TNI AD. Tiga pucuk Senpi tersebut di antaranya, dua Senpi laras panjang dan satu laras pendek serta dua munisi aktif.

“Tiga pucuk senjata api dan dua munisi aktif tersebut itu diserahkan kepada anggota Satgas Pamtas Yonif 511/DY dan Yonif 320/Badak Putih yang saat ini sedang bertugas di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia,” ujar Kapendam XII/Tanjungpura, Aulia Fahmi Dalimunthe, Sabtu (9/6).

Pria yang akrab disapa AFD ini menjelaskan, satu pucuk senjata api laras panjang jenis bowmen, satu senjata api laras pendek (pistol rakitan), dan dua butir munisi aktif diterima oleh Satgas Pamtas Yonif 511/DY. Sedangkan yang satu lagi dengan jenis yang sama yaitu senjata api laras panjang jenis bommen, diterima oleh Satgas Pamtas Yonif 320/Badak Putih.

Dikatakan AFD, bahwa dua senpi dan dua munisi dengan sukarela diserahkan oleh Djase (56), kepada Komandan Pos Temajuk dari Yonif 511/DY di Pos Temajuk pada 7 Juni 2018, yang merupakan warga Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalbar.

Sementara satu pucuk senpi lagi, diserahkan oleh warga atas nama Tinggi (45), kepada anggota pos Klawik Sertu Zaka Apriansyah, dari Satgas Pamtas Yonif 320/Badak Putih, yang merupakan warga Desa Mensiau, Kapuas Hulu.
“Ia (Bapak Tinggi) menyerahkan Senpi usai anggota Kesehatan Satgas Pamtas Yonif 320/Badak Putih memberikan pelayanan kesehatan,” imbuhnya.

Penyerahan senpi ini, berdasarkan laporan dari Dansatgas Yonif 320/BP, setelah anggota memberikan pengobatan dan melakukan imbauan tentang bahaya memiliki senjata api ilegal yang bertentangan dengan hukum pada 8 Juni 2018.

“Mudah-mudahan kita harapkan tingkat kesadaran masyarakat lebih tinggi lagi, sehingga nanti pada saatnya, mereka mau secara sadar berbondong-bondong menyerahkan senjata-senjata yang masih dipegang atau disimpan,” ujarnya.

Kapendam mengatakan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir untuk menyerahkan senjata rakitannya, sebab dalam hal ini TNI tidak akan memperkarakan atau mempernasalahkan masyarakat yang menyerahkan senjata.

“Intinya marilah kita sama-sama pelihara situasi kondisi kita, khususnya di wilayah perbatasan, aman tertib,” imbuhnya.

Sebelumnya, Satgas Pamtas juga menerima penyerahan tiga pucuk senjata api oleh warga di perbatasan Indonesia -Malaysia. Ketiga pucuk senjata api tersebut merupakan jenis Bommen milik warga Sintang dan Sambas. (rah)