Debat Publik, Tiga Pasangan Calon Wali Kota Pontianak Paparkan Visi Misi

Ponticity

Editor Indra W Dibaca : 572

Debat Publik, Tiga Pasangan Calon Wali Kota Pontianak Paparkan Visi Misi
Suasana debat publik Wali Kota Pontianak, Selasa (19/6). (SP/Rah)
PONTIANAK, SP - Debat publik pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak untuk Pilkada 2018 berlangsung di Hotel Aston Pontianak, Selasa (19/6) malam.

Debat kandidat ini diikuti tiga pasangan calon (paslon) Pilwako Pontianak, yakni nomor urut 1 Harry-Yandi. Nomor urut 2 Edi Rusdi Kamtono-Bahasan, dan nomor urut 3 Satarudin-Alpian Aminardi.

Adapun tema debat; "Menjadikan Kota Pontianak sebagai Kota Inovatif, Maju, dan Terdepan di Indonesia".

Pada sesi pertama, ketiga pasangan memaparkan visi misi dan rencana program mereka untuk lima tahun ke depan.

Pasangan nomor urut 1, Harry-Yandi, mengusung Visi sehat warganya unggul pendidikannya, prima pelayanannya, ekonomis biaya hidupnya, religius umatnya modern kotanya, aman kehidupannya dan nasionalis pemimpinnya.

Program unggulan mereka yakni membangun pariwisata air bertaraf internasional di Sungai Kapuas dengan nuansa budaya lokal agar menjadi perekonomian baru yang akan menyerap tenaga kerja dan menurunkan angka kemiskinan. Selain itu juga menjadikan kecamatan dan kelurahan sebagai ujung tombak pelayanan publik.

Mereka juga akan kembali membangun gedung arena remaja sebagai wadah pengembangan seni budaya dan olahraga dan prestasi.

“Kemudian pemerataan pembangunan di seluruh kecamatan. Jadi tidak ada lagi daerah dianggap dinomorduakan apalagi dinomortigakan,” kata Harry.

Pasangan nomor urut 2, Edi Rusdi Kamtono-Bahasan mengatakan, mereka memiliki visi mewujudkan SDM yang sehat dan berbudaya dengan memanjakan pendidikan anak usia 12 tahun. Meningkatkan pendidikan gratis serta meningkatkan kesehatan yang berkualitas.

Mereka akan membangun rumah sakit di Pontianak Utara, membangun Jembatan Tol Landak dan Jembatan Tol Kapuas, membuat jaur penyeberangan ferry di Batu Layang, menuntaskan jalan pararel Sui Jawi dan Sui Raya Dalam.

“Kita juga akan mengejar 100 persen air bersih dan sanitasi. Menyelesaikan permasalahan sampah serta meningkatkan pelayanan dan partisipasi masyarakat,” katanya.

Sementara pasangan nomor urut 3, Satarudin-Alpian Aminardi memiliki visi dan misi ingin membangun Kota Pontianak dari dalam dan pinggiran. Mereka menilai, arus pembangunan dan penduduk selama ini hanya di kawasan Pontianak Kota, sedangkan di Pontianak Timur, Tenggara, Selatan dan Utara stagnan.

“Yang jelas ke depan kami akan membangun arus manusia dan akan memindahkan kepesatan penduduk ke Pontianak Utara. Kami akan mengepung Kota Pontianak dari wilayah pinggiran,” kata Satarudin.

Pasangan ini juga mengusung program untuk menaikan insentif RT/RW untuk penguatan akar rumput, pendidikan gratis, membangun pemukiman baru, membangun rumah sakit di Pontianak Utara, meningkatkan intensif Posyandu.

“Kami juga akan memberikan pinjaman tanpa bunga untuk pelaku UMKM. Itu yang akan kami lakukan agar pembangunan di Pontianak terjadi keseimbangan di setiap wilayah,” kata Satarudin. (rah/nak/iat)