Oknum ASN Terindikasi Kampanye di Medsos

Ponticity

Editor Indra W Dibaca : 400

Oknum ASN Terindikasi Kampanye di Medsos
Kordiv Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Pontianak, Irwan Manik Radja. (SP/Bls)
PONTIANAK, SP - Petugas Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Pontianak menemukan indikasi kampanye yang dilakukan salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk salah satu pasangan calon Wali Kota Pontianak. Saat ini kasusnya tengah dalam proses penyelidikan. Bila benar terbukti, ASN tersebut bisa dijatuhi sanksi administrasi hingga pidana.

"Diduga pelakunya ASN. Kita masih menyelidiki kebenarannya," ungkap Kordiv Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Pontianak, Irwan Manik Radja, Selasa (19/6).

Temuan tersebut didapat dari unggahan foto bersama salah satu calon yang dengan terang-terangan mengacungkan salah satu nomor dukungan paslon menggunakan jarinya. Foto tersebut lantas diunggah ke media sosial.

Panwaslu kini tengah menyiapkan bukti-bukti terkait temuan unggahan di media sosial tersebut. Proses penyiapan bukti terkendala lantaran instansi terkait masih libur cuti lebaran.

"Kita jadi kesulitan melakukan koordinasi. Mungkin setelah lengkap kita akan langsung klarifikasi ke yang bersangkutan," tegasnya.

Bila terbukti melanggar, maka ASN tersebut melakukan pelanggaran etik. Tindak lanjut dari temuan kasus ini lantas akan dilaporkan ke KASN agar pelakunya diproses sesuai aturan. Malah tak hanya ke KASN, sanksi bisa mengarah ke pidana.

"Temuan ini bakal dikaji lebih dalam lagi," imbuhnya.

Mendekati pencoblosan, Irwan menjelaskan pihaknya semakin intens memantau para ASN yang diduga mendukung terang-terangan salah satu calon Pilwako. Sejauh ini laporan yang diterima baru satu. (bls)