Program Subsidi Label Halal untuk 1000 UMKM Masih Belum Jelas

Ponticity

Editor Indra W Dibaca : 474

Program Subsidi Label Halal untuk 1000 UMKM Masih Belum Jelas
Ilustrasi sertifikat halal. (Net)
PONTIANAK, SP - Anggota DPRD Pontianak, Bebby Nailufa mengatakan bahwa hingga kini program subsidi bagi seribu UMKM yang dijanjikan Pemkot Pontianak terkait kepengurusan label halal gratis di LP POM MUI Kalbar masih belum jelas.

“Sekarang LP POM MUI serba salah karena program yang dijanjikan ini tak berjalan dengan baik dan akhirnya para pelaku UMKM ini harus mengeluarkan biaya sendiri untuk mendapat label halal,” katanya, Selasa, (19/6).

Dia mengatakan bahwa belum lama ini LP POM MUI sudah mengajukan surat ke DPRD untuk melakukan rapat kerja membahas persoalan ini.

Pada rapat nantinya, perwakilan pelaku kuliner juga bakal dipanggil untuk menanyakan kejelasan program. Soal program tersebut, menurutnya pemerintah bakal menjanjikan subsidi bagi seribu UMKM untuk mendapatkan label sertifikasi halal.

LP POM MUI menurutnya tidak merasakan kucuran dari biaya tersebut. Sehingga program yang dijanjikan pemkot bagi UMKM tersebut hingga kini belum berjalan.

Pada pertemuan rapat nanti, pihaknya akan memfasilitasi agar program ini dapat cepat ditindaklanjuti. Fasilitasi yang dilakukan tersebut, erat kaitannya dengan Perda halal yang digodok Baperda DPRD Pontianak.

Padahal dari hasil rapat dengan LP POM MUI sebelumnya, Bebby mengatakan bahwa pihak yang malakukan sertifiaksi label halal tidak mempersulit. Biaya yang dikeluarkan pun hanya buat sebatas operasional saja.

“Sebenarnyakan untuk subsidi bisa dibicarakan dengan pemerintah. Tapi jika pemerintah belum menentukan sikap gimana mau dikerjakan,” katanya.

Seingat dia, biaya untuk mendapatkan label halal kisaran Rp 2,5 juta satu item. Begitu juga untuk rumah makan.

“Dengan biaya yang tak terlalu besar sebenarnya bisa dibicarakan kembali dengan pemerintah agar tujuan mempermudah pelaku usaha di Kota Pontianak bisa terealisasi,” imbuhnya. (rah)



Komentar