Ikadin Tingkatkan Profesionalisme Advokat Lewat Silaturahmi

Ponticity

Editor Indra W Dibaca : 451

Ikadin Tingkatkan Profesionalisme Advokat Lewat Silaturahmi
Ikadin Kalbar gelar halal bihalal. (SP/Rah)
PONTIANAK, SP - Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Kalbar gelar halal bihalal sebagai upaya untuk meningkatkan profesionalisme, di Hotel Kini Pontianak, Minggu (24/6), malam.

Ketua DPD Ikadin Kalbar, H Daniel E. Tangkau, SH, LC, mengatakan bahwa kegiatan silaturahmi ini kali pertama dilaksanakan oleh Ikadin Kalbar.

“Yang jelas advokad ini dari berbagai golongan masyarakat, yang harapannya kompak. Jadi kita halal bihalal ini hanya meningkatkan tali silaturahmi,” ujar Daniel.

Dia mengajak para advokat untuk terus menjaga nama baik pribadi maupun organisasi.

“Jadi kalau dia bela client ya dia bela benar-benar,” imbuhnya.

Selain itu diharapkannya agar advokat dapat memberikan contoh dan sauri tauladan di tengah masyarakat sebagai penegak hukum.

Dijelaskannya bahwa profesi advokat juga merupakan bagian dari penegak hukum yang harus bertindak dengan baik dan tidak arogan, sehingga masyarakat yang memerlukan bantuan hukum akan yakin pada pengacara.

“Khususnya kita Ikadin lah,” ujarnya lagi.

Dalam silaturahmi ini, pihaknya juga mengundang advokat dari organisasi lain seperti Peradi dan IKAI yang juga turut datang.
Dalam menyelesaikan masalah diharapkannya pula bahwa advokat dapat menyelesaikan masalah hukum pada porsi yang benar dengan mendudukkan masalah hukum.

Karena dirinya berkeinginan bahwa di Indonesia hukum menjadi panglima, sehingga orang tidak dapat seenaknya melawan dan melanggar hukum tanpa sebuah proses. Jika telah diproses maka harus mengikuti proses tersebut dengan baik hingga selesai.

“Jadi jangan kita justru mengabaikan hal-hal yang seperti itu. Karena setau saya kalau advokat berada di tingkat tempat tinggalnya dia pasang plat nama dia dihormati oleh orang kampung,” ucapnya.

Kehormatan advokat tersebutlah menurutnya yang juga harus terus dijaga, sehingga ke depannya akan menjadi lebih baik.
Diakuinya bahwa masih ada oknum advokat nakal, namun jika ada laporan jika oknum tersebut merupakan anggota organisasi maka akan ditindak. Di sinilah peran organisasi advokat akan terasa untuk mengontrol dan mengawasi profesi advokat.

Daniel berharap Ikadin ke depannya benar-benar menjadi advokat yang Pancasilais yang berdasarkan UU 1945. Saat ini anggota Ikadin Kalbar sendiri hampir mencapai 200 orang. (rah)