Peringatan Hari Bhayangkara ke- 72 Tahun, Kapolda Kalbar: Ini Momentum Evaluasi Konsep Kebersamaan

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 549

Peringatan Hari Bhayangkara ke- 72 Tahun, Kapolda Kalbar: Ini Momentum Evaluasi Konsep Kebersamaan
PERIKSA PASUKAN - Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono memeriksa pasukan pada peringatan HUT Bhayangkara ke- 72 di Jananuraga, Rabu (11/7). (SP/Anugrah)
Kapolda Kalbar menyatakan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke 72 yang diselenggarakan di Halaman Jananuraga Polda Kalbar, Selasa (11/7) pagi, merupakan momentum evaluasi konsep kebersamaan yang sudah dilaksanakan, dengan hasil yang juga telah dapat dirasakan.

SP - Keberhasilan kebersamaan tersebut, di antaranya dalam pengamanan pelaksanaan tahapan-tahapan Pilkada 2018 di enam titik lokasi yang ada.

Dari seluruh tahapan-tahapan Pilkada, mulai dari awal bulan Januari hingga Juli 2018 dapat berjalan dengan baik.

“Alhamdulilah, berkat kebersamaan seluruh komponen masyarakat, seluruh instansi pemerintah, kami dari jajaran TNI dan Polri dapat mengelola situasi Khamtibmas, sehingga seluruh tahapan itu dapat berlangsung dengan aman, lancar dan sukses,” katanya.

Dikatakannya bahwa ke depan masih ada agenda-agenda kegiatan, mulai dari Pileg, Pilpres, Asian Games dan Pesparawi.

“Mari melalui evaluasi kebersamaan ini, dapat kita jadikan satu rule model. Dapat kita jadikan satu konsep kebersamaan untuk meneruskan bahwa Kalimantan Barat ini ternyata yang teraman,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa dari 11.658 TPS hanya satu TPS yang menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU), hal itu juga dikarenakan ketidaktahuan dari para pemilih dan KPPS, sehingga harus dilakukan PSU.

Namun PSU pada TPS tersebut juga berjalan dengan normal, tidak ada hal yang menghambat jalannya PSU.

Berdasarkan hasil pemungutan suara pada 11.658 TPS yang ada tersebut mengindikasikan kebersamaan yang dapat dijaga sehingga semuanya dapat berjalan sukses.

Terkait dengan sinergritas TNI dan Polri dalam menghadapi agenda-agenda besar kedepannya menurutnya pimpinan pusat, dikatakannya sangat mengapresiasi langkah-langkah sinergi dan langkah kebersamaan yang telah dilakukan oleh TNI/Polri.

Dalam menghadapi Pilpres mendatang, pihaknya tetap akan menggunakan pola yang sama. Khusus di Kalbar, masyarakat saat ini sudah sangat melek aturan.

“Mana yang harus dilakukan, mana yang tidak harus dilakukan, dan mana yang harus disampaikan, serta mana yang tidak harus disampaikan,” imbuhnya.

Toleransi dan sinergi sudah sangat menyatu dengan masyarakat Kalbar. Ke depannya, melalui kebersamaan tersebut, maka semua agenda yang ada akan dapat dilaksanakan dengan baik.

Kalbar yang ditetapkan sebagai wilayah dengan potensi rawan kedua versi Mabes Polri, tentu akan disikapi oleh pihaknya dengan melakukan langkah-langkah antisipasi dan prediksi bagaimana mengatasi hal itu.

Untuk itu, dikatakan Didi, setiap komponen masyarakat, termasuk pasangan calon, tim sukses, pendukung, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama sangat berperan dalam kesuksesan Pilkada Kalbar.

“Kita lakukan kemarin ada 28 kali deklarasi kebersamaan. Semuanya kita perankan, siapa berbuat apa, siapa bagaimana, mereka semua tahu,” tuturnya.

Dalam pelaksanaan upacara Hari Bhayangkara ke 72 inim dilakukan juga digelar pemberian penghargaan kepada beberapa kepala daerah, yaitu Bupati Kabupaten Kubu Raya, Walikota Singkawang, Bupati Sintang dan Bupati Kabupaten Kayong Utara yang telah memberikan aset tanah bagi Polri, beserta tokoh masyarakat dan penghargaan bagi prestasi personel Polri.

Selain itu, dilakukan pula wisuda bagi beberapa purnawirawan Polri, penancapan tiang pertama pembanguan Masjid Polda Kalbar dan pemusnahan barang bukti narkotika. (anugrah ignasia/bob)