Profile Gubernur Kalimantan Barat Terpilih, Midji Akui Tak Sabar Bangun Daerah

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 1408

Profile Gubernur Kalimantan Barat Terpilih, Midji Akui Tak Sabar Bangun Daerah
SAMBUTAN - Walikota Pontianak, sekaligus Gubernur Kalbar terpilih, Sutarmidji memberikan sambutan pada acara halalbihalal di Rumah Adat Melayu, kemarin. (Dok SP)
Walikota Pontianak yang juga Gubernur terpilih, Sutarmidji mengaku dirinya sudah tidak sabar lagi untuk segera membangun Kalimantan Barat dan mewujudkan semua visi-misi yang pernah disampaikan sewaktu masa kampanye dulu.

SP - Ia mengatakan, selama ini tak ada yang bisa dibanggakan dari Kalimantan Barat. Untuk itu, melalui kepemimpinannya ini, dirinya ingin membuat masyarakat bangga menjadi warga Kalbar.

“Kita harus bisa bangga sebagai daerah yang betul-betul bisa menjadi pusat percontohan dalam tata kelola pemerintahan di Indonesia. Saya bisa dan boleh ngomong seperti ini, karena hampir semua tata kelola pemerintahan terbaik itu ada di Kota Pontianak, hampir semua. Cuma kita ngak mau saja gembar-gembor kayak pencitraan dan sebagainya, itu ndak penting,” lanjutnya lagi.

Midji menyebutkan beberapa contoh pencapaian yang dilakukannnya selama memimpin Kota Pontianak yang berbuah penghargaan dan pengakuan secara nasional di antaranya, layanan publik terbaik seluruh Indoensia yang berahsil diperoleh selama dua tahun berturut-turut.

“Jadi dua tahun berturut-turut Ombudsman menempatkan Pontianak rangking satu. Jadi bukan Bandung, buka Semarang, bukan Surabaya, bukan Makassar, tapi Kota Pontianak dua tahun berturut turut dan sekarang kita tak perlu dinilai lagi,” ujarnya.

Di bidang tata kelola ekonomi daerah, lanjut Midji, Kota Pontianak mendapatkan rangking satu seluruh Indonesia berdasarkan survei yang dilakukan APEC, sebuah lembaga yang merupakan kerjasama antara Australia dan Kementerian Perekonomian serta Bappenas yang berada langsung di bawah Wakil Presiden RI.

“Kemudian lagi, izin tercepat itu di Pontianak, start up termurah itu di Pontianak, tim pengendalian inflasi daerah dari empat tahun Bank Indonesia melakukan penilaian Pontianak itu tiga kali rangking satu. Jadi dari empat kali itu kita tiga kali,” sebut Midji.

Beberapa hari yang lalu, tambah Midji, salah satu Posyandu yang ada di Kota Pontianak meraih juara satu tingkat nasional, dan itu belum termasuk penghargaan-penghargaan lainnya.

“Selama saya menjadi Walikota hampir 10 tahun ada 238 penghargaan yang sudah kita peroleh. Saya sebenarnya sudah tak sabar lagi apa yang harus saya lakukan untuk membangun Kalimantan Barat,” imbuhnya.

Midji memastikan semua  janji kampanye akan direalisasikan, karena dirinya tidak hanya menjual omongan belaka, namun semua itu adalah untuk membangun kebutuhan bagi masyarakat di Kalimantan Barat.

“In Sha Allah semua janji kampanye, akan saya realisasikan. Karena saya pikir apa yang saya sampaikan selama janji kampanye itu bisa direalisasikan, dan itu semuanya untuk kebutuhan masyarakat. 

Pertama sedapat mungkin tahun depan itu sudah dimulai pembagunan Rumah Sakit Soedarso menjadi 9 sampai12 lantai. Pada tahun ajaran baru, dipastikan SMA/SMK gratis. 

“Silahkan siapa yang meragukan, tapi saya pastikan gratis SMA/SMK. Jangan tanya duitnya dari mana. Saya pastikan duitnya ada, ngak ada yang tidak bisa direalisasikan," katanya. 

Di amping itu, dirinya memohon partisipasi seluruh masyarakat, untuk mengingatkan dan mengawalnya ketika dalam menjalankan roda pemerintahan ke depan,” pungkasnya. (nana arianto/bob)