Puak Melayu Kian Menunjukan Eksitensi dan Kualitas

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 991

Puak Melayu Kian Menunjukan Eksitensi dan Kualitas
Ilustrasi. (Net)
PONTIANAK, SP - Ketua Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kalimantan Barat, Chairil Efendy mengatakan, di tengah perkembangan zaman yang terus bergerak maju tentu masyarakat juga harus semakin bisa mengimbangi, bukan malah sebaliknya tergerus, sehingga pada akhirnya tidak mampu bersaing di era globalisasi

Demikianpun masyarakat Melayu, dirinya melihat semakin hari semakin mampu menunjukan eksintensi dan kualitas yang dimiliki.

“Masyarakat Kalbar, khususnya masyarakat Melayu, semakin hari semakin menunjukan eksitensi dan kualitasnya. Masyarakat Melayu tidak bisa lagi diintervensi, diprovokasi, atau dikipas-kipasi. Dalam Pemilu mereka menggunakan hak suaranya dengan mendengarkan hati nurani,” kata Chairil

Ilmu pengetahuan semakin cangih, oleh sebab itu jika ada pemimpin yang masih sulit percaya dengan angka dan hitung-hitungan berdasarkan ilmu pengetahuan, maka tentu merupakan suatu kemunduran.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Pilkada yang baru saja usai telah menjadi tolak ukur untuk masyarakat Kalbar dalam menjalankan demokrasi. Terlebih sebelumnya baik Polri maupun Bawaslu masing-masing telah menempatkan Kalbar pada zona merah dalam indeks kerawanan Pemilu.

“Pilkada serentak juga mengirim pesan kepada kita bahwa masyarakat kalbar sangat menjunjung tinggi nilia-nilai demokrasi. Pemberian indeks kerawanan Pilkada oleh Polri dan Bawaslu RI ternyata tidak terbukti. Itu menunjukan kita semua menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi,” imbuhnya

Chairil juga menyampaikan permohonan maaf kepada pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Sutarmidji dan Ria Norsan, bahwa MABM belum bisa berbuat banyak atas nama organisasi, namun secara umum bahwa seluruh masyarakat Melayu Kalimantan Barat telah mendukung pasangan ini.

“Kepada Pak Midji dan Pak Norsan saya sampaikan permohonan maaf. Ucapan yang sama juga disampaikan kepada masyarakt Melayu Kalimantan barat pada umumnya bahwa MABM belum bisa berbuat apa-apa . Kami tidak berpolitik di organinasi, tapi komitmen masyarakatnya jangan diragukan lagi,” ujarnya.

Selain itu yang tak kalah penting dan punya andil besar dalam membantu kemenangan pasangan Midji Norsan, kata Chairil adalah tokoh nasional kebanggaan masyarakat Kalimantan Barat, yakni Oesman Sapta Odang (OSO).

“Kita juga mengucapkan rasa terimakasih kepada bapak Oesman Sapta, beliau telah memberikan kontribusi yang sangat besar dalam menyuksesakan Pilkada serentak 2018 . Oleh sebab sangat pantas kita dukung kembali beliau untuk menjadi anggota DPD RI utusan Kalimantan Barat,” tuturnya. (nak/bob)