Pemprov Kalbar Terima 73 CPNS Lulusan IPDN 

Ponticity

Editor Indra W Dibaca : 434

Pemprov Kalbar Terima 73 CPNS Lulusan IPDN 
Pj Gubernur Kalbar, Dodi Riyadmadji saat berinteraksi dengan 73 CPNS IPDN. (SP/Nak)
PONTIANAK, SP - Pemerintah Provinsi Kalbar kembali menerima sebanyak 73 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)  Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan XXIV Tahun 2017.

Sebanyak 73 orang orang ini disambut dan diterima langsung oleh Pj Gubernur Kalbar, Dodi Riyadmadji dari Direktur Pencatatan Sipil Kementrian Dalam Negeri, Arief M. Idie di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (19/7). 

Dodi dihadapan para lulusan IPDN tersebut mengungkapkan bahwa medan yang nanti mereka hadapi sangat berat sebagai seorang abdi negara. Terlebih mengingat cakupan wilayah Provinsi Kalbar amat sangat luas dengan kondisi infrastruktur yang juga masih serba minim. 

"Saya ucapkan selamat datang kepada CPNS IPDN di Bumi Khatulistiwa yang merupakan provinsi terluas keempat di Indonesia setelah Papua, Kaltim dan Kalteng," ujar Dodi mengawali sambutannya.

"Saya menjadi Pj Gubernur telah merasakan bagaimana datang ke 14 kabupaten/kota yang ada di sini, capeknya ndak ketulungan karena luas Kalbar ini setara kita mengitari pulau Jawa dan Bali. Mudah-mudahan kalau kalian ditempatkan di Sanggau, Sambas, Sintang dan seterusnya jangan kaget akan kondisi alam di sana," lanjutnya .

Acara serah terima CPNS IPDN ini merupakan tindaklanjut Permendagri Nomor 78 Tahun 2017 tentang Penempatan dan Perpindahan Lulusan IPDN dengan total ada 2.014 orang yang ditempatkan di pemprov, kabupaten/kota seluruh Indonesia serta instansi pusat.

Adapun 73 orang yang kini diterima di Kalbar terdiri dari lulusan asal pendaftaran provinsi lain bukan Kalbar. Dengan komposisi penempatan di Provinsi 3 orang, Kabupaten Kapuas Hulu 10 orang, Sintang 10 orang, Sanggau 10 orang, Sambas 10 orang, Bengkayang 10 orang. Sementara 7 Kabupaten lainnya masing-masing sebanyak 2 orang, untuk kota Pontianak dan Singkawang masing-masing 3 orang. 

Dodi berharap lulusan IPDN harus mampu dan dapat menjalankan fungsi ASN sebagai pelaksana kebijakan publik dan pelayanan publik serta sekaligus sebagai perekat dan pemersatu bangsa sehingga mampu menjadi ujung tombak pemerintah di pelosok negeri Indonesia. 

"PNS lulusan IPDN harus punya integritas dan moral yang baik serta siap ditempatkan dan diberikan tugas di seluruh wilayah Indonesia. Saya harap kalian dapat mempraktikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama pendidikan, serta punya perilku dan moral yang baik," pesan Dodi. (nak)